Hari ini kapal yang mengangkut tentara dokter dan para taruna akan menepi di sebuah pelabuhan. Atasan yang bertanggung jawab atas di selenggarakan para dokter yang bertugas di atas kapal itu memerintahkan untuk menepi sejenak
Orang orang yang ada disana di bebaskan untuk berbelanja kebutuhan mereka yang tidak tersedia di atas kapal
"Hanna! Han! ayo keluar! Gue mau beli baju banyak banyak"
"Iya ras sabar. Gue mau ambil dompet dulu"
Setelahnya Hanna hanya pasrah saat di tarik keluar oleh Laras
"Kalian berdua!!" Teriak Khadijah yang berlari menuju mereka
"Ngapain lo?" Laras tidak suka
"Gue mau ikutlah, gue juga mau beli barang yang gue butuhin"
"Emang gabisa beli sendiri?"
Hanna menghela "Udah biarin. Ayo cepet"
Laras merenggangkan tubuhnya saat keluar dari kapal. Lain dengan Khadijah yang malah menutup hidungnya, pasalnya baru keluar dari kapal banyak para nelayan yang menjual hasil tangkapannya, dan ya bau disini sangat amis
"Ih ayooo buruan kesana, disini bau banget" Keluh Khadijah
Laras berdehem "Iya juga" dan Hanna sudah menutup hidungnya dengan tangan
Mereka bertiga berpencar saat melihat baju baju, Hanna yang memilih baju dengan model kemeja dan Laras memilih model baju kaos
Khadijah? gadis itu sibuk melihat aksesoris kalung, cincin dan gelang
Beberapa menit kemudian Khadijah menghampiri Laras yang sedang membayar baju baju nya
"Ras liat nih cincin gue bagus banget ya, 500 ribu tau asli batu cincin nya dari laut"
Laras melirik sekilas Khadijah yang sedang menuju cincin nya itu "Hmm iya"
"Ini mbak kembaliannya" Ujar si penjual kepada Laras
"Makasih yaa"
Laras hendak berbalik dan pergi menuju Hanna. Tapi karena jalan yang sempit Laras tidak sengaja menyenggol pundak Khadijah
Khadijah yang sedang memasang cincin ke jari manisnya tidak jadi karena cincin itu sudah jatuh hilang kemana
"LARAS!!! CINCIN GUE JATOH!" Teriak Khadijah yang sudah panik
"Maap, gue ga sengaja. Lagian bukannya langsung pake tu cincin malah di pamer dulu"
"CARIIN ANJING CINCIN GUE!" Laras melotot saat Khadijah merampas kantong nya yang berisi baju, Khadijah langsung menyobek baju itu
"LO GILA YA?!!" Kaget Laras, ia langsung mendorong bahu Khadijah "GUE BILANG GUE GA SENGAJA, KENAPA LO JADI ROBEKKIN BAJU GUE SIALAN!"
Khadijah membalas mendorong Laras dengan kedua tangannya "TAPI LO KAYA GA MERASA BERSALAH!! CINCIN GUE ITU MAHAL DARIPADA BAJU BAJU JELEK LO INI!"
"Bangsat lo!" Tanpa ancang ancang lagi Laras menjambak rambut Khadijah begitupun Khadijah yang membela dirinya
Hanna yang baru saja keluar dari toko terkejut saat melihat Laras dan Khadijah yang sudah menjadi tontonan
"Buset dah!!" Hanna langsung berlari dan memisahkan mereka berdua
"Woi!! Laras! Khadijah! udahhh!"
Brakk
Mereka bertiga saling melotot, Laras yang terjatuh dan baju baju Hanna yang sudah berhamburan di jalan. Bahkan bajunya sudah sangat kotor karena jalanan yang becek
KAMU SEDANG MEMBACA
KOPASKA
Fiksi UmumBerjuang dalam pertempuran untuk negara, berusaha untuk hidup dan kembali untuk Hanna - Kapten. Zeka Akasarna Perkasa
