Sekarang sudah menunjukkan pukul 11 malam, tapi kejadian tadi terus terbayang di pikiran Hanna. Ia masih termenung duduk di dekat balkon tapi tidak di luar balkon
Sambil memainkan ponselnya, Hanna terus mengerutkan dahinya untuk berpikir lebih panjang
Sudah dua kali ia mengalami kejadian aneh, pertama orang itu terang terangan memotret dirinya, dan sekarang berani berhadapan bahkan menyentuhnya
"Pulang?" gumamnya
"Dia nyuruh gue pulang kemana?"
"Tapi gak mungkin dia orang biasa, gak mungkin ada orang yang ngelewati dinding setinggi itu dengan cepat"
Hanna menghela nafas nya, lalu membuka ponselnya sekedar melihat fyp tiktok
"Shit!" umpatnya lalu melempar ponselnya ke sembarang tempat, Hanna langsung beranjak dari duduknya dan keluar dari kamar
tok
tok
cklek
"Kamu belum tidur?" Zeka yang memakai kaos hitam dan celana panjang itu keluar dari kamarnya
"Kenapa badan kamu ada yang sakit gara gara tadi?"
"Engga kok, lo ada laptop?"
"Ada"
"Gue boleh minjam?"
"Buat apa? ini udah malem, kamu gak tidur?"
"Buat Drakor"
"Ini udah malem lho han"
"Bentar aja yaa ka pliss" Hanna menyatukan tangannya memohon
"Iya, tunggu"
Lelaki itu kembali masuk ke dalam kamarnya lalu keluar dengan laptop di tangannya
"Ingat waktu" beritau Zeka sambil menyodorkan laptop itu
"Iya mas" Hanna mengedipkan sebelah matanya menggoda Zeka lalu berlari kecil dari sana
Sesampainya di dalam kamar Hanna segera membuka laptop tersebut dan ternyata tidak di kunci. Hanna langsung memasukkan akun email nya
Setelah berhasil masuk Hanna menuliskan email si penerima, dan langsung membuat pesan singkat
Jangan ganggu saya, atau selamanya saya tidak akan bisa terlacak oleh kalian
Jarinya langsung mengirim pesan tersebut, segera Hanna halus email-nya dan jejak jejak yang bisa di lihat kalau dirinya habis mengirim sebuah email
Karena tadi ia meminjam dengan alasan untuk menonton Drakor, Hanna langsung mencari Drakor yang akan ia tonton hingga jam 3 pagi ia baru tertidur
••••
Walaupun tidur jam 3 subuh waktu sholat subuh Hanna tetap terbangun, ia langsung mandi dan membantu Mbok Mimin beres beres
Tidak lupa juga ia memasak untuk pemilik rumah yang ia tumpangi. Pukul 6 tadi Zeka baru pulang dari mesjid dan langsung ke kamar untuk bersiap siap
Dan pukul 7 semua sarapan dan pekerjaan rumah sudah siap semua. Semenjak ada Hanna Mbok Mimin tidak lagi keteteran dengan rumah yang lumayan luas ini
Zeka turun dengan seragam lengkapnya, ia menyambut dengan senyuman untuk Mbok Mimin dan Hanna
"Kamu gak perlu Hanna beres beres rumah, saya bukannya jadiin kamu pembantu disini"
"Itung itung bantuin Mbok ka, lagian juga gue gak enak cuma duduk duduk aja padahal gue numpang"
"Bentar lagi juga kamu tinggal disini" celetuk Zeka
KAMU SEDANG MEMBACA
KOPASKA
Fiksi UmumBerjuang dalam pertempuran untuk negara, berusaha untuk hidup dan kembali untuk Hanna - Kapten. Zeka Akasarna Perkasa
