Sejak pulang kuliah, Feli terus mengurung dirinya didalam kamar apartemen Eza. Bukan tanpa alasan, sudah pasti hatinya sakit melihat perubahan sikap orang yang dicintai.
Eza tau semua itu, ia memang diam-diam masih mengawasi Feli, jadi sudah pasti ia tau jika Feli sedang bersedih karena Akbar.
Drrrtt.. Drrrtt..
Ponsel Eza tiba-tiba bergetar, tanpa basa basi ia langsung mengangkat panggilan yang memang sudah ia tunggu.
"Gimana? Udah dapet info tentang dia?" tanya Eza to the poin.
"Sudah.. Tapii.."
"Kirim infonya ke gue sekarang.."
"Oke.. Tapi gue saranin jangan cari masalah sama dia.."
"Kenapa? Kalian takut?"
"Setelah lo baca infonya, lo pasti tau sendiri maksud gue apa.."
Orang itu mematikan panggilannya secara sepihak, Eza pun bingung dan mencoba mencerna ucapan pria itu.
Ting..
1 notifikasi masuk, pertanda orang itu sudah mengirimkan apa yang Eza minta. Dengan fokus Eza membaca info itu dari awal sampai selesai.
Betapa terkejutnya Eza setelah membacanya, bahkan ia sampai mengumpat kesal setelahnya.
"Sialan.. Ternyata dia anggota AERLANG.."
Tidak ada geng motor yang tidak mengenal AERLANG, bahkan mendengar namanya pun bisa membuat lawan berpikir berkali-kali.
Perkumpulan 3 geng motor yang terkenal badas tapi sudah insyaf, namun insyaf bukan berarti kebadasannya hilang. Mereka akan kembali memperlihatkan diri asli mereka ketika sedang berhadapan dengan musuh.
Geng manapun yang bermusuhan dengan AERLANG pasti akan di cap berandal oleh warga dan negara, itu artinya tidak ada kata baik untuk mereka. Itulah sebabnya banyak yang enggan berlawanan dengan AERLANG, tapi bukan berarti tidak mempunyai musuh, masih ada yang diam-diam memusuhi dan ingin menghancurkan AERLANG. Dan itu juga sebabnya kenapa penjagaan markas sangat ketat.
🍁..🍁..🍁
Di markas AERLANG sebagian anggota sedang berkumpul, dan para anggota inti sedang berkumpul didalam ruangan mereka.
"Heh inti kelapa lagi pada ngapain?" tanya Daffa.
"Gak tau.. Kayaknya lagi bahas masalah penting.." sahut Aldy.
Setelah mendengar jawaban Aldy, Akbar mengajak 3 temannya untuk duduk sedikit menjauh dari yang lain.
"Kayaknya anggota lain belum tau ya masalah penyusup kemaren.. Tapi kok Devan bisa percaya sama kita.." ucap Akbar.
3 temannya terkekeh pelan, seolah-olah mendapat kepercayaan dari Devan itu adalah hal yang wajar.
"Itu karna kita anggotanya ketua.." sahut Taufiq.
Akbar masih terdiam menatap heran Taufiq, sebegitu istimewanya kah berada di bawah naungan ketua pikirnya.
"Jadi gini Bar.. Anggota inti kan di ambil dari ketua setiap geng, itu artinya ada 4 orang termasuk ketua.. Kita berempat kan anggotanya ketua langsung nih jadi kita bukan anggota inti, tapi kita juga bukan anggota biasa.." tutur Zaid.
"Istilahnya tuh kita punya kedudukan khusus disini.. Jadi wajar banget kalo para inti ngasih kepercayaan sama kita.. Paham gak lo?" sambung Daffa.
Akbar mengangguk paham, namun ada rasa penasaran dihatinya akan sosok sang ketua. Ia penasaran apa kelebihan pria itu sampai sangat disegani oleh anggotanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antara Hati & Logika
Romance📌 FOLLOW SEBELUM BACA ❗❗❗ 📌 Spin Off "Takdir si Kembar" 📌 Sudah End 📌 Belum Revisi Akbar Umair Al-Fariz yang kerap disapa Akbar adalah seorang pria kelahiran Kalimantan yang pindah ke Jakarta karena ingin melupakan kisah masa lalunya. Namun siap...
