love passenger

163 36 3
                                        


pokoknya wajib follow sebelum lanjut, bisa yuk biar author makin semangat.

***


Anna telah menyelesaikan pekerjaannya dan berjalan menuju ruang kerja penyiar untuk mengambil barang-barang di meja sekat miliknya sebelum pulang, namun diperjalanannya menuju ruang kerjanya gadis itu tidak sengaja bertemu dengan diego di koridor

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Anna telah menyelesaikan pekerjaannya dan berjalan menuju ruang kerja penyiar untuk mengambil barang-barang di meja sekat miliknya sebelum pulang, namun diperjalanannya menuju ruang kerjanya gadis itu tidak sengaja bertemu dengan diego di koridor.

"anna,," panggil diego sambil tersenyum lembut, anna menoleh dan menatapnya dengan tatapan datar.

"udah selesai siarannya?" tanya diego

"apa pertanyaan itu perlu ku jawab?" jawab anna datar, diego hanya tertawa mendengar jawaban sarkas anna yang sudah biasa dia terima.

"mau makan malam bareng? " ajak diego, anna belum sempat menjawab saat sosok regan tiba-tiba datang dan merangkul pundak anna dengan sebelah lengannya.

"anna mau makan malem sama saya pak diego" sahut regan, yang di respon anna dengan lirikan sinis.

"lo singkirin tangan lo sekarang atau gue bikin lo nggak bisa pakek tangan ini lagi selamanya" ancam anna dengan nada datar dan dingin, regan tidak menggubris dan justru mengeratkan tangannya dipundak anna sambil memandang diego dengan ekpresi wajah menyebalkan .

Anna hendak meraih tangan regan dipundaknya untuk dia plintir, namun pemuda itu lebih cepat mengangkat tangannya.

"eeeiittsss,,nggak kena.hehehe..

Jangan kasar-kasar donk cantik" ledek regan sambil mencolek dagu anna dengan telunjuknya.

Anna menatap regan dengan tatapan datar, lalu menghela nafas kasar dan melangkah pergi karena malas berurusan lebih lama dengan regan yang menurutnya sangat menyebalkan.

"lhoh ann, tunggu.." regan berjalan cepat untuk menyamakan langkah dengan anna yang bahkan seolah tidak perduli dengan keberadaan regan ditempat itu.

"kamu punya utang ucapan terima kasih lho ann sama aku, kamu lupa ya aku yang udah nolongin kamu waktu itu" kata regan setelah berhasil menghadang anna.

Anna bersedekap dada dan menatap regan dengan tatapan dingin dan mengintimidasi.

"jadi lo nolong gue Cuma untuk pamrih?" tanya anna datar dengan sorot mata yang mengunci pandangan regan.

"bb-bbukan gitu, paling enggak ijinin aku makan bareng sama kamu sekarang. oke?" bujuk regan sambil tersenyum manis.

"gue nggak pernah minta lo buat nolongin gue, jadi kalo lo nolong orang Cuma untuk pamrih, Lain kali kalo lo liat gue sekarat sekalipun dipinggir jalan, nggak usah sok baik dan peduli sama gue.

Ngerti lo.." sarkas anna lalu melangkah pergi melewati tubuh regan yang menghadangnya.

"tunggu anna, bukan gitu maksudku.

Other sides of meCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang