[ Typo Bertebaran.]
.
.
.
***
Deruman mobil terdengar, puluhan mobil memasuki kawasan luas dengan bangunan tinggi didepannya.
Semua pasukan Rafa sudah datang beserta keluarganya yang lain. Bahkan Theo juga membawa puluhan bodyguardnya dibelakang.Para bodyguard berjejer rapi, sekitar ratusan lebih orang yang berada disana, dengan persenjataan lengkap yang mereka bawa.
Para pemimpin berdiri didepan, menatap orang didepannya dengan dingin.
"Ternyata kau tuan Asmond Georgy." Ucap Theo dengan penuh penekanan.
Disana, didepan mereka sudah berdiri seorang pria dengan ratusan pasukannya.
Asmond Georgy, orang yang memerintahkan anak buahnya untuk menculik Vero. Musuh bebuyutan dari Theo Leighton juga menatap mereka semua dingin.
"Bagaimana bisa keluarga Groston juga berada disini?"
"Apakah kita memiliki dendam tuan Alex?"
"Kembalikan cucuku!" Ucap Alex dingin.
"Ohh, ternyata anak itu cucumu, maafkan aku tuan Alex, anak buahku telah melakukan kesalahan."
"Aku akan melepaskan nya, asalkan kalian segera pergi dari sini! Jangan ikut campur akan permasalahan ku dengan tuan Theo ini."
Theo yang mendengar itu mengerang marah.
"Aku tak menyangka tuan Asmond akan sepengecut ini, melibatkan anak kecil sebagai tawanan."
"Ya bagaimana lagi tuan Alex, aku sedikit terpaksa."
"Bagaimana Tuan Alex, apakah kau menyetujuinya?"
"Aku tak setuju!"
"Pa!"
"Tidak Aska! Kita tak boleh bertindak egois, Papa ingin Al selamat! Tapi kita tak mungkin membiarkan anak tak bersalah disana ikut terluka."
Aska terdiam, apa yang dikatakan Papanya itu ada benarnya. Disana juga ada anak seusia Al. Tak mungkin ia membiarkan anak itu terluka.
"Sepertinya akan terjadi pembunuhan besar-besaran hari ini."
Pasukan Asmond langsung menyerbu, menyerang mereka semua. Bunyi tembakan yang saling bersahutan terdengar disana.
Banyak korban yang sudah berjatuhan baik di pihak Alex dan Theo maupun di pihak Asmond. Untuk para remaja Groston, mereka tentu saja Ahli akan senjata Api itu, karena semua keturunan Groston sudah diajarkan tentang persenjataan. Apalagi Felix yang sudah terbiasa akan hal itu.
Hanya saja mereka hanya menggunakan saat-saat tertentu, seperti sekarang ini.
Rafa dan Theo dengan paksa menerobos masuk. Keluarganya juga membantu mereka dengan mempermudah perjalanan mereka.
Asmond dengan cepat menghalangi langkah mereka.
"Minggir Asmond! Aku ingin bertemu putraku!" Perintah Theo berteriak.
Asmond mengarahkan pistolnya tepat dihadapan Theo. Ia mencoba menarik pelatuk pistolnya mencoba menembak musuh yang berada dihadapannya sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALVIN ✓
Teen Fiction~ Familyship, Brothership, Bromance dan Friendship *** Kisah seorang remaja yang meninggal akibat kecelakaan dan bertransmigrasi ke tubuh seorang anak berumur empat tahun yang hidup di jalanan. Disaat meratapi nasibnya remaja itu di kejar-kejar pre...
