Bab 36

1.6K 156 20
                                        

Happy Reading






























Beberapa hari kemudian, rencana mereka berjalan seperti yang telah direncanakan. Seperti dugaan, Pak Surya tidak butuh waktu lama untuk mencoba mendekati Christy lagi.

"Christy," panggil Pak Surya setelah jam pelajaran selesai. "Saya masih ingin berdiskusi soal materi kemarin. Kamu ada waktu sekarang?"

Christy menelan ludah, mengingat semua arahan dari Chika dan teman-temannya. Ia memaksakan senyum. "Boleh, Pak. Saya ke ruang guru sekarang?"

Pak Surya tersenyum puas. "Bagus. Saya tunggu, ya."

Christy pura-pura santai membereskan bukunya, meskipun jantungnya berdegup kencang. Begitu Pak Surya keluar lebih dulu, dia cepat-cepat mengirim pesan ke Chika: **Jadi. Ruangan pak surya...

Chika yang udah standby bareng Dirga, Olla, Adel, Flora, dan Oniel langsung gerak cepat. Mereka berpencar, sebagian jagain dari luar ruang guru, sementara Dirga dan Olla nyusup lebih dekat buat rekam kejadian.

Di dalam ruang guru, Pak Surya duduk lebih dekat dari yang seharusnya, bikin Christy nggak nyaman.

"Kamu ini pintar, Christy," kata Pak Surya dengan nada manis yang bikin bulu kuduk Christy .

"Tapi kadang, pintar aja nggak cukup. Harus ada... kedekatan sama guru juga."

Christy pura-pura ketawa kecil. "Oh, gitu ya, Pak?"

Pak Surya ngangguk sambil pelan-pelan naruh tangannya di atas meja, nyaris nyentuh tangan Christy.

"Iya. Kadang, hubungan baik sama guru bisa bantu banyak hal. Kamu ngerti, kan?"

"Saya nggak ngerti pak"christy Pura-pura tidak tau

"Saya bikin nilai kamu aman, asal kamu juga bantu saya.. " Pak surya menjeda ucapannya

"Bantu apa ya pak?" Tanya christy lagi walaupun dia sudah sangat ketakutan

Sementara itu, Dirga ngintip dari celah pintu sambil terus ngerekam.

Chika di luar ruangan mengepalkan
tangannya erat-erat, wajahnya merah nahan marah. Tapi dia masih nahan diri, sampai akhirnya...

"Bantu saya keluar.."Pak Surya melanjutkan ucapannya. Ia mulai mencengkram kedua bahu christy. Christy langsung memberontak namun cengkraman pak surya semakin keras.

"Lepasin saya!" Christy mendorong tubuh pak surya berusaha melepaskan cengkraman di bahunya., namun nihil

"Nikmati saja, christy" Pak surya mendekatkan wajahnya

Ucapan itu membuat christy ketakutan, tubuhnya mulai gemetar. Pak surya semakin mendekat bibirnya beberapa senti lagi menyentuh pipi christy

Itu detik di mana emosi Chika meledak.

Tanpa pikir panjang, Chika langsung menendang pintu ruang guru dengan keras, pintunya terbuka lebar ngebuat semua orang di dalam ruangan kaget.

Tapi Chika nggak berhenti di situ. Dengan mata yang membara penuh amarah, dia langsung menerjang Pak Surya.

"BAJINGAN LO SETAN!!" teriak Chika sambil memukul Pak Surya bertubi-tubi.

YANG INDAH? | ch2 (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang