Happy Reading
Saat Olla dan Adel balik ke kelas mereka di lantai atas, ponsel Olla tiba-tiba berdering. Nama Chika muncul di layar.
📞 Tuut… tuut…
Olla mengangkat cepat. “Halo, Chik?”
Suara Chika terdengar tergesa, bahkan sedikit bergetar. “Lo sama Adel udah di sekolah?”
“udah. Kita baru aja nganter Christy ke kelasnya,” jawab Olla. “Kenapa?”
“thankyou lla. Tapi dengerin gue dulu” kata Chika, nadanya serius.
“Gue baru nemuin sesuatu penting. Dirga itu sebenernya Dirgantara Adijaya, anaknya Leonardo Adijaya partner bisnis lama bokap gue.”
Adel yang jalan di sebelah Olla otomatis ikut mendengar lewat loudspeaker. “Terus? Apa hubungannya?”
Chika menarik napas cepat. “Leonardo itu… orang yang pernah gue liat bareng Dirga di rumah kumuh waktu itu. Gue juga nemu berita lama, istrinya meninggal misterius tahun 2005, kasusnya ditutup kilat. Dan ada rumor kalau itu bukan kecelakaan biasa.”
Olla mengerutkan dahi. “Jadi mereka—
“punya dendam sama keluarga gue,” potong Chika. “Dan gue yakin Dirga deketin Christy buat balas dendam”
Suara Chika mendadak terdengar lebih panik. “lla Dell… please, jagain Christy. gue takut mereka udah gerak.”
🔔 Kringggg…
Suara bel panjang bergema di seluruh gedung sekolah.
Olla dan Adel langsung saling pandang, isyarat yang sama-sama mereka pahami sejak telepon dari Chika tadi siang mereka harus memastikan Christy pulang aman.
“Kita ke kelasnya sekarang,” ucap Olla meraih tasnya “ayo! .”
Tepat saat mereka hendak pergi, Flora dan Oniel muncul dari lorong kiri. Langkah mereka cepat, tapi wajahnya tampak canggung seolah sedang membawa beban yang berat.
“Eh, La, Del… bisa ngomong bentar gak?” Oniel menahan langkah mereka dengan senyum sok bersalah.
Olla langsung memutar bola matanya. “Cepet, gue buru-buru.”
“Gue cuma... mau minta maaf,” ucap Flora, matanya berkaca-kaca tapi nada suaranya bergetar aneh. “Kita sempat nuduh lo berdua bahkan chika, macem-macem soal Dirga...”
Olla mendengus. “Terus?”
“Kita mau bantuin sekarang. Serius,” sambung Oniel cepat, seolah takut mereka bakal ditinggal. “Kita juga gak percaya Christy beneran deket sama Dirga. Itu pasti ada yang aneh.”
Adell menyipitkan mata, masih curiga. Tapi Olla tampak sedikit luluh.
“Ya udah, kalo emang mau bantu, ikut kita ke kelas Christy.”
Flora mengangguk cepat.
"Iya, kita—
CROTSSHH!!
Sebuah tumpahan cairan dingin menyentuh lengan dan dada seragam Olla. Minuman dalam botol Flora tumpah tepat ke arahnya.
“EH GILA LO APA-APAAN!” teriak Olla, terlonjak mundur sambil menepis air dari bajunya.
“Ya ampun maaf! Maaf banget! Gue gak sengaja, sumpah! Tangan gue licin!” Flora memasang ekspresi kaget
KAMU SEDANG MEMBACA
YANG INDAH? | ch2 (END)
FanfictionDipisahkan sejak bayi, Chika dan Christy kembali bertemu setelah 16 tahun. Bagi Chika, adiknya adalah separuh dirinya, sumber bahagia sekaligus luka terdalam. Chika rela mati-matian menjaga, meski perlindungan itu sering disalahpahami. Christy sayan...
