Dipisahkan sejak bayi, Chika dan Christy kembali bertemu setelah 16 tahun.
Bagi Chika, adiknya adalah separuh dirinya, sumber bahagia sekaligus luka terdalam.
Chika rela mati-matian menjaga, meski perlindungan itu sering disalahpahami.
Christy sayan...
Pagi itu, Chika berdiri di depan rumah dengan wajah malas. Hukuman dari Papa Gracio masih berlaku—motor dilarang dan ATM-nya tetap diblokir. Terpaksa, dia harus naik angkutan umum ke sekolah.
Shani mendekat, menepuk bahu Chika dengan lembut. “Kak, Mama sama Papa udah tahu soal kejadian kemarin. Kamu udah lakuin hal yang benar,” katanya pelan.
“Tapi sekarang, Mama minta kakak jagain dedeknya baik-baik, ya?”
Chika mengangguk. “Iya, Ma… Chika janji.”
Gracio, yang berdiri di belakang Shani, ikut bicara dengan nada tegas. “Boleh jagain dedeknya tapi jangan lupa, nilai kamu harus tetap bagus. Papa nggak mau kamu lalai sekolah”
“Iya, Pa.” jawab Chika, berusaha tersenyum walau dalam hati masih kesal soal motor dan ATM.
Setelah pamit, Chika melangkah keluar rumah, berjalan menuju halte.
Di sisi lain kota, Christy bersiap-siap di rumah Oma Shanju dan Opa Jojo. Dia sudah meyakinkan kalau dirinya baik-baik saja, tapi Opa Jojo tetap ngotot mengantarnya ke sekolah.
“Nggak usah khawatir,opa. Aku udah tenang kok,” kata Christy sambil tersenyum.
Tapi Opa Jojo hanya menggeleng, wajahnya penuh kekhawatiran. “Opa tetap antar. Kamu baru aja ngalamin kejadian kayak gitu. Opa nggak tenang kalau kamu pergi sendiri.”
Akhirnya, Christy pasrah dan masuk ke mobil bersama Opa Jojo. Dalam perjalanan, ponselnya bergetar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Christy membaca pesan itu sambil tersenyum tipis.
Sesampainya di sekolah, Chika tiba sedikit lebih lambat. Begitu masuk gerbang, matanya langsung mencari sosok Christy.
Saat melihat adiknya turun dari mobil bersama Opa Jojo, Chika melangkah cepat menghampiri.
“dek!” panggil Chika.
Christy menoleh dan langsung tersenyum.
Opa Jojo menepuk bahu Chika dengan lembut.“Kakak jagain dedeknya, ya..” kata Opa Jojo