Bab 81

1.3K 150 24
                                        

Selamat Membaca...















Setelah bel pulang sekolah berbunyi, Chika langsung bergegas menuju kelas Christy dengan langkah ringan.

Hari ini berbeda dari biasanya. Tidak ada jadwal les tambahan yang menahannya hingga sore, tidak ada tugas menumpuk yang harus segera diselesaikan.

Ia benar-benar bebas. Dan yang lebih menyenangkan lagi, ia sudah merencanakan sesuatu-mengajak Christy jalan-jalan.

Saat sampai di kelas..

"Sayanggg..."

Suara khas Chika yang manja langsung membuat Christy menoleh ke arah pintu kelas. Matanya membulat kaget melihat kakaknya berdiri di sana.

"Loh? Kak Chika? Kenapa ke sini? Kan ada les!!"

Chika melangkah masuk dengan senyum cerah. "Nggak ada les hari ini, aku free!" katanya dengan penuh semangat. "Makanya aku ke sini, mau ajak sayang jalan-jalan!"

Mata Christy berbinar sejenak, tapi hanya sebentar. Senyumnya sedikit meredup ketika ia teringat sesuatu.

Ia sudah ada janji dengan Dirga dan anggota osis lain untuk pergi ke kebun binatang hari ini. Bukan sekadar jalan-jalan biasa, tapi bagian dari tugas OSIS dalam program pelestarian hewan yang hampir punah.

Chika menyipitkan mata saat melihat perubahan ekspresi adiknya.

"Kenapa, sayang? Kok diem?"

Christy menggigit bibirnya sebentar sebelum akhirnya berbisik pelan, "Aku udah ada janji, Kak.. Kita mau ke kebun binatang buat tugas OSIS..."

Ekspresi cerah di wajah Chika langsung berubah. "Hah?" Nada suaranya turun beberapa oktaf

Christy langsung panik. "Ini tugas OSIS kak, aku nggak bisa batalin sepihak..."

Chika menghela napas pelan, jelas terlihat sedikit kecewa. Tapi sebelum sempat berkata apa-apa,

Christy buru-buru meraih tangannya dan tersenyum kecil.
"Tapi Kak Chika ikut aja, gimana?"

Chika mengerjapkan mata. "Hah?"

"Ikut aja, kan lebih seru kalau kita bareng-bareng," ujar Christy sambil menggenggam tangan kakaknya erat. "Aku juga nggak mau ninggalin Kak Chika sendirian."

Chika mendengus pelan, tapi senyum mulai muncul di wajahnya. "Hmm, ya udah deh... Tapi aku bakal gangguin kamu sepanjang jalan," bisiknya jahil di telinga Christy.

Christy tertawa kecil. "Aku nggak keberatan.."

Sementara itu, Dirga yang sedari tadi mengamati interaksi mereka hanya bisa menghela napas dalam hati. Ia memang tidak keberatan Chika ikut, tapi tetap saja... Ada sedikit rasa yang sulit dijelaskan di hatinya.





















Sebelum masuk mobil, Marsha yang sudah lebih dulu duduk di dalam langsung membelalakkan mata begitu melihat Chika berdiri di samping Christy.

"Loh, Kak Chika?" tanyanya kaget.

Chika hanya tersenyum santai pada sahabat Christy itu.

"Kak Chika ikut, Meng... nemenin aku," kata Christy dengan nada menggoda, sengaja meledek kakaknya.

Marsha langsung tertawa kecil, melirik Chika"Ouhhh, iya deh. Aku paham, aku paham~" godanya sambil terkekeh

Ia tahu betul alasan Chika ikut bukan sekadar menemani Christy, tapi juga karena seseorang yang sedang ada di perjalanan ini.

YANG INDAH? | ch2 (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang