Jihan membukakan pintu Apartemen nya untuk Devon.
Laki-laki itu langsung melenggang masuk dengan muka marah.
"Apa-apaan!" bentaknya di hadapan Ruby.
Ruby hanya mencebik sambil memalingkan wajahnya.
Devon berjalan mendekat dan mengambil paksa ponsel Ruby. Matanya makin menyalang saat melihat aplikasi dating dengan profile Ruby disana.
"Bisa nggak di obrolin baik-baik dulu!"
"Mana baik-baik? Kamu teriakin aku!" balas Ruby.
Jihan dan Miqdad hanya bisa diam sambil memandang ke dua sejoli itu.
Devon menghela nafas, mengatur emosinya. Ia membuka jaketnya dan meletakkan tasnya di lantai sebelum duduk di samping Ruby.
"Aku nggak mau putus. Aku minta maaf." ucap Devon lembut, meraih tangan Ruby.
Ruby ikut mengatur nafasnya, menenangkan diri. "Aku butuh waktu."
"Please. Aku janji akan berubah. Aku bakal ada buat kamu."
Ruby mendengus. Bohong jika perasaan Ruby sudah hilang begitu saja.
"Sayang, maaf ya, maaaf. Aku janji nggak akan gitu lagi." pinta Devon.
Jihan bergidik mendengarnya, sedangkan Miqdad terisak kecil.
Ruby memandang mata Devon yang memohon. "Janji ya! One last chance!"
Devon dengan semangat mengangguk, "Janji sayang!! Maaf!"
Ruby tersenyum, lalu mendekatkan dirinya pada Devon untuk berpagut.
"Huaaaa!!" tangis Miqdad, ia berjalan kearah pintu untuk keluar dari sini.
Bukan karena Ruby dan Devon yang sedang bermesraan, tetapi karena ia ingin pergi ke Rose untuk mengajaknya balikan.
Saat membuka pintu, Rose berdiri di sana.
Rose menghela nafas melihat penampilan Miqdad yang acak-acakan.
Ia mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan sebuah video kepada Miqdad. Itu video cctv dari ruang kesenian. Terlihat dengan jelas disana, kalau laki-laki itu hanya membantu meniup mata Rose yang kelilipan.
"Huaaaa!" tangis Miqdad makin menjadi. Ia langsung memeluk tubuh mungil Rose. "Maaf. Maaf. Maaf."
Rose memukul-mukul punggung Miqdad. "Gampang banget bilang putus! Kamu sayang nggak sih sama aku!" mata Rose juga sudah membendung air mata.
"Sayaaaang, sanyang banget. Maaaaff."
Jihan memijat pelipisnya, ia melakukan panggilan telepon.
"Halo, Jev? Tolong! Kayaknya aku mau pindah apartemen aja."
***
KAMU SEDANG MEMBACA
BECAK
ChickLitPerkumpulan anak BEM Kocak. Slice of life yang pemeran utamanya Jihan.
