"Salah satu lukisan abstrak karya dari Smith Warodom kembali memukau. Bertema sesuatu yang kelam dari masa lalu yang ditoreh dengan warna biru gelap, berpadu pada warna kuning semi oranye. Smith Warodom menyatakan bahwa beliau akan meresmikan beberapa lukisan-lukisan baru-nya untuk memberikan salam hangat sekaligus kata lain daripada salam perpisahan hiatusnya. Smith Warodom juga mengatakan bahwa kondisi kesehatannya mengalami penurunan yang menyebabkan seniman legendaris berusia genap 70 tahun itu harus menjaga kesehatannya berkala di rumah sakit. Akankah anak seniman tersebut mau mewarisi apa yang sudah dilakukan Ayahnya? Begini tanggapan seniman Smith..."
Seseorang meletakkan sutilnya mendadak dari acara memasaknya. Berjalan seperti tergesa ia mematikan acara televisi yang sedari awal memang sudah tidak menarik. Telinganya seperti panas saat tidak sengaja mendengar berita seperti barusan. Nama seniman itu sedikit-banyaknya telah membebani pikirannya berhari-hari.
Setelah mendapati kunjungan mendadak dari Ayahnya tempo hari, Kay seperti terhimpit. Kay sesak, terlebih Vionna lebih menguasai pikirannya dua kali lipat dibanding permintaan Ayahnya untuk mewarisi karya-karya beliau.
Vionna masih jauh lebih penting dari siapapun dan apapun sedari dulu.
Perlahan air mata dinginnya menetes lagi tanpa aba-aba bahkan hari masih sangat pagi, Kay tidak mau memulai hari dengan cara seperti ini. Melihat Vionna yang masih enggan bicara dengan dirinya, melihat sikap dingin itu Kay tahu Vionna tidak benar-benar ingin mendiaminya seperti ini. Bahkan Kay tidak berhak marah dengan sikap itu, Vionna jauh lebih tersiksa. Walaupun perhatian kecil masih Vionna lakukan ketika Kay bertingkah clumsy, tapi Kay begitu bingung.
Hingga panggilan dari ponselnya menyadarkan lamunan.
Apa ini semacam pertolongan?
Tanpa berniat mengganggu bahkan Cherry, sahabatnya menelpon duluan. Setelah sekian lamanya Kay sangat tahu manusia itu tengah sibuk menyiapkan pernikahannya dengan sahabatnya sendiri, Kay benar-benar tidak mau merusak suasana dua sahabatnya dengan mengaduh masalah pribadinya. Tapi sepertinya Cherry sedikit tahu?
"Bagaimana kabarmu?"
Pertanyaan yang sangat ingin Kay tanyakan sebenarnya pada sahabat lamanya itu.
"Kau, bagaimana kabarmu dan Jj?" Kay lebih tertarik mendengarkan keluhan Cherry tentang masalah persiapan pernikahannya dibanding dia harus menceritakan apa yang sebenarnya terjadi disini.
"Aku tahu kau lebih penasaran dengan kabar Jj daripada aku, jadi Jj baik-baik saja... Sangat baik malah, dia yang lebih banyak menyiapkan ini semua dibanding aku walaupun kami sama-sama kelelahan, percayalah sahabatmu itu benar-benar membuatku senang dan puas saat semua dekorasi sampai gaun pernikahan itu adalah dream wedding-nya! Aku- erghhh.." Kay pikir dia bisa melanjutkan acara memasaknya sambil menerima panggilan telpon, jadi Kay mulai menumis bumbu untuk dimasukan ke panci yang sudah diisi dengan ayam utuh itu. Kay ingin tubuh Vionna hangat, jadi sup ayam utuh lembut ini menu yang pas untuk Vionna sarapan nanti yang sudah Kay pikirkan.
"Kay, aku ingin mengatakan ini dari kemarin. Sejujurnya, Jj sering menanyakan kabarmu tapi dia ragu untuk bertanya sendiri padamu. Sungguh! Setelah menikah nanti aku tidak akan sekalipun melarang Jj untuk mengunjungimu sebanyak dia mau, dia benar-benar takut setelah menikah nanti dia akan jauh darimu. Aku akui kadang dia masih konyol! Tapi Kay, aku berharap kau baik-baik saja disana dengan Vionna. Kami berharap yang terbaik untuk hubungan kalian berdua, kami berharap kalian mungkin bisa menyusul... Bukan menyusul ke Amerika yang aku maksud, tapi menyusul untuk ke hubungan yang lebih serius."
"..."
"Kau tahu? Aku sangat ingin mengucapkan terima kasih padamu karena sudah pertemukan aku dan Jj. Aku beruntung bertemu kalian! Sangat! Kau harus tahu bagaimana perasaanku sekarang, aku sangat bersyukur!" Barusan adalah kata-kata paling tulus didetik-detik perpisahan mereka. Kay ikut terharu mengingat bagaimana hubungan Cherry dan Jj mulai terjalin, yang awalnya itu adalah hubungan Taboo, sekarang hubungan itu nyata dan segera sakral.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dancing on my body (21+)
Fiksi Umum🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞 🔞⚠️ WARNING! 21+ USE VIOLENCE ⚠️🔞 💦 LGBT LAPAK!!! ⚠️ MENGANDUNG ADEGAN SEX YANG TDK WAJAR DIHARAPKAN KEBIJAKSANAANNYA! @crescentmoon608
