Rangga Pov
"Kee... jangan gangguin mbok Jum! Mbok Jum lagi sakit..." aku kembali berteriak saat Keenan berkali-kali lari kebelakang dan berteriak mengagetkan mbok Jum.
"Sini... sini..." aku melambaikan tanganku supaya dia datang.
"Tit?! Boh Jum tit..." ucapnya sambil berlari dengan tawa lebar yang tak lepas dari wajahnya.
"Main lego sini sama Daddy..." aku menepuk pangkuanku dan dia hanya menatapku.
Dia berlari ditempat sambil tangannya berpegangan dibelakang tubuhnya tanda tidak mau.
"Ga boleh nakal... nanti ga dibawaain Mommy lego baru lo..." dia mencibirkan bibirnya sambil geleng kepala.
"Ga mau lego?"
"Noneyyy... tu mau leddo bu..."
"Lego? Blue? Kan udah banyak?"
"No! Ledoo tu umaa one!" Keenan mengangkat dua jarinya.
"One or Two?"
"Tuuuuu..." Keenan meringis karena dia salah.
"Nonney! Apiii... api... ledoo bu tu umma tuuu... ledoo bu tu lost! Ummhh... Byby..."
"Hah?!" aku menaikkan alisku, bingung dengan sederetan kata yang diucapkan Keenan dan kini dia bergumam tidak jelas sambil menggerakkan jari telunjuknya di sofa seolah tindakannya bisa membuat lubang pada sofa.
"Jusssshhhhhhtttttt....." ucap Keenan sambil memoncongkan bibirnya dan juga sedikit hujan lokal.
"Hei! Bisa-bisa Daddy harus beli sofa lagi Kee..." aku geleng kepala dan dia hanya mendongak menatapku.
"Tuh... kakak lagi asik nonton... Kee ga tidur?"
"Sipp? No! Tu ndaa' mau sippp!"
"Sleep?" tanyaku menerka-nerka ucapan Keenan yang ajaib dan super rumit. Hanya Olin yang mengerti, tapi sayangnya dia tidak dirumah. Hari ini dia ke Klinik buat imunisasi si kembar junior. Harusnya aku mengantarnya tapi mbok Jum sedang sakit dan tidak bisa jagain si kembar biang rusuh yang Hyperactive.
"No! Noneyy! No!!!" jerit Keenan keras sampai membuat Arion yang sedang menonton TV kaget.
"Aaaaaaaa!!!!" jerit Arion tak kalah nyaring dari jeritan Keenan.
"Aaaaaa!!!" jerit Keenan menyahuti jeritan Arion.
Astaga!
"Hei... hei... guys... stop! Mbok Jum is sick! Remember?" Keenan hanya memutarkan matanya lalu tertawa dan kemudian berlari kearah Arion, setelah menubruk Arion dia kembali tertawa lagi tanpa merasa bersalah.
"Tit!sssuuuhtttttt!!!" ucap Keenan memberitahu Arion.
Ya ampun, mereka lucu dan menggemaskan. Aku yang tadinya ingin marah karena mereka berdua berteriak-teriak saat mbok Jum sakit jadi tertawa saat dengan lucunya Keenan menyuruh Arion diam.
"Leddoo tu..." Keenan menyerahkan legonya pada Arion yang ditanggapi Arion dengan malas. Dia segera mengambil botol susunya dan mengabaikan Keenan yang kembali berlari-lari lalu kembali berpura-pura jatuh disamping Arion.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suamiku Brondong?! 2 (Sebagian sudah dihapus)
HumorPERINGATAN!! Membaca ini akan membuatmu tersenyum dan tertawa terus. Jadi hati-hati! Rawan dibilang gila. "Cinta??? Ya aku cinta sama suamiku yang brondong. Tapi, dia itu super nyebelin!!" -Pauline Larasati- "Cinta??? Tentu saja! Seluruh dunia juga...
