Yeyyy... Noney balik lagi nih...
Makasih buat comment di part sebelumnya ya... kalian semua ngegemesin kaya Kee, jadi senyum2 deh Yui baca comment2nya...
Makasih ya...
Yuk tium duat tatak mua... 😘😘😘😘 (fans si Tee pasti tahu nihhh)
Ya udah yang kangen yukkkk...
-
"Ihhhh... ampun deh! Gue beneran gemes sama tetangga gue! Pengen gue lempar granat aja!" dengus Ayu menggebu-gebu.
"Biasa aja kali Ay! Lo tinggal puter lagu kenceng aja kali!" sahut Kim sambil tersenyum pada Abby yang kebetulan bangun.
"Ya ampun... si princess beneran cantik ya..." Kim kembali mentoel pipi Abby dan dia menggerakkan ujung jarinya yang kini digenggam erat Abby.
"Gimana gue puter lagu kenceng kalo' tuh orang lebih berisik dan gue udah mikir yang enggak-enggak hayo?!"
"Kalian berdua ngomongin apa sih?" tanyaku yang duduk setelah menyuapi Keenan dan Arion yang sedang main mandi bola bersama.
Mereka berdua nih kalau sudah ketemu heran deh yang dibahas. Apalagi Kim, sejak menikah topiknya nggak jauh-jauh dari kemesuman.
"Mpok!" aku menoleh pada Ayu.
"What?" aku menoleh pada Kim yang meringis saat aku menatapnya dan berharap aku tahu kenapa sejak tadi yang ku dengar dari mulut Ayu ini hanya omelan tidak jelas tentang tetangganya.
"Jangan ditanya Ay! Serius!" ucap Kim sambil geleng kepala memperingatkan Ayu yang menatapku dengan cemberut.
Aku menatap mereka berdua bergantia, dan aku bisa merasakan ada hal tidak jelas yang akan Ayu tanyakan.
"Tanya apa?" aku menaikkan alisku. Kualihkan pandanganku pada Abby yang tersenyum padaku sambil mengayun-ayunkan mainannya.
"Umm... cantiknya anak Mommy..." pujinya sambil tersenyum pada Abby dan diapun tertawa.
"Mpok!"
"Apaan sih nih anak dari tadi panggil-panggil!" gerutuku kesal.
"Lo jangan larang gue Kim! Gue serius penasaran!" tegas Ayu sambil melotot pada Kim.
"Ya udah! Resiko ditanggung penumpang ya," Kim angkat bahu dan kemudian berdiri menggerakkan badannya.
"Mpok..."
"Iya Ayu imut dan cantik..." sahutku sambil geleng kepala.
"Lo sehari bisa berapa kali?" spontan aku menghentikan menghibur Abby dan menoleh pada Ayu.
"Berapa kali? Apanya?" kukerutkan dahiku dan ku lihat Kim mendesah panjang dan geleng kepala.
"Lo buruan kawin deh! Daripada nanyain semua orang yang udah kawin berapa kali mereka buatnya!" sembur Kim dengan wajah merah.
Astaga, nih dua manusia ternyata dari tadi yang diomongin soal 'jatah' ?
"Kok lo yang marah-marah sih Kim! Gue kan belum tanya sama Mpok Olin! Lo kan baru married jadi wajar aja elo berdua sama Simon sekarang lagi giat-giatnya buat debay, nah kalo' Mpok Olin kan udah tiga tahun dan empat anak. Secara udah turun mesin dua kali kan!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Suamiku Brondong?! 2 (Sebagian sudah dihapus)
HumorPERINGATAN!! Membaca ini akan membuatmu tersenyum dan tertawa terus. Jadi hati-hati! Rawan dibilang gila. "Cinta??? Ya aku cinta sama suamiku yang brondong. Tapi, dia itu super nyebelin!!" -Pauline Larasati- "Cinta??? Tentu saja! Seluruh dunia juga...
