Waaaw udah chap 30
Kapan tamat?? ")))))
.........
"Kalau begitu kuserahkan sisanya padamu, Sekretaris Lee." Taehyung mengakhiri sambungan telepon dengan sekretarisnya. Untuk beberapa saat, ia harus meninggalkan Jungkook duduk seorang diri di salah satu bangku panjang yang terletak di tepi danau untuk mengurus beberapa hal dengan Sekretaris Lee.
Begitu Taehyung kembali menghampiri yang lebih muda, ia mendapati Jungkook yang masih menikmati makanan di kedua tangannya. Tidak hanya itu, Taehyung pun dibuat bungkam dengan banyaknya makanan berminyak lain yang diletakkan di sekeliling Jungkook. Bahkan nyaris tidak ada tempat untuk Taehyung sekedar menempelkan bokongnya disana.
"Kau tidak benar-benar berniat menghabiskan isi dompetku, kan?" Taehyung meringis.
Jungkook menoleh ke arahnya dengan pipi menggembung terisi makanan serta bibir tercetak bekas saus dimana-mana. Pancaran matanya persis seperti anak kecil yang berkata, "Memangnya tidak boleh?" dengan kepala sengaja dimiringkan.
Kadang Taehyung berpikir, apa benar orang yang ada dihadapannya ini adalah orang dewasa sepertinya?
"Maksudkuㅡ perutmu akan sakit kalau makan sebanyak ini, astaga." Taehyung menyingkirkan beberapa wadah kosong sisa makanan agar ia dapat duduk di sebelah Jungkook. Lalu mengambil sapu tangan yang selalu ia bawa di dalam saku celananya dan menggunakannya untuk mengusap bersih wajah Jungkook.
Sekarang mereka terlihat seperti seorang ayah dan anak.
"Sudah ya? Aku tidak mau besok kau mengeluh sakit perut dan berakhir di rumah sakit."
Jungkook merengut.
"Kan kau yang bilang aku boleh membeli apapun."
"Tapi, tidak berlebihan seperti ini, sweety." Taehyung mengusak puncak kepala Jungkook gemas.
Jungkook baru akan melayangkan protesnya saat Taehyung tiba-tiba berucap, "Baiklah, hanya untuk hari ini. Hanya untuk hari ini kau kubiarkan, tapi aku tidak mau tahu kalau besok perutmu sakit, oke."
Jungkook pun tersenyum bahagia. Kembali melanjutkan acara makannya ㅡsama sekali mengabaikan kehadiran Taehyung di sebelahnya. Taehyung pun hanya dapat menggeleng kepala, tidak habis pikir dengan kapasitas perut Jungkook yang nampaknya tidak ada batasnya tersebut.
"Hyung..." Panggil Jungkook dengan mulut penuh makanan.
"Hhm." Taehyung mengusap ujung bibir Jungkook. Memerhatikan Jungkook yang makan dengan lahap kini rasanya menjadi hobi barunya.
Rasanya segala sesuatu tentang Jungkook itu memang akan otomatis menjadi hal menyenangkan di matanya.
"Aku mau itu." Jungkook menunjuk salah satu tenda makanan yang menjual permen kapas berbagai warna. Cukup mencolok diantara jajaran makanan yang dijajakan di sana.
Taehyung menganga, tapi mengangguk juga menuruti permintaan pujaannya.
Ya... kapan lagi mereka bisa menghabiskan waktu berdua di luar seperti ini.
Rasanya, Taehyung akan ikut senang jika Jungkook pun merasa demikian. Untuk saat ini, kebahagiaan Jungkook-lah yang menjadi prioritasnya.
Ia pun berharap, waktu-waktu seperti ini, bersama dengan Jungkook, tidak akan berlalu dengan cepat. Taehyung berharap mereka akan terus seperti ini. Bahkan jika nanti Jungkook mendapatkan ingatannya kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us (Vkook) END #Wattys2019
Fanfiction"Aku tidak tahu dia siapa, tapi aku merasa nyaman berada di dekatnya." -Jjk "Waktu itu, aku hanya ingin menolongnya... Tapi sekarang aku tak ingin kehilangannya." -Kth Vkook Taekook BoyxBoy NamjaxNamja Bangtan Yaoi Zoopapp
