BRAK!!
Taehyung membanting pintu mobilnya keras. Dengan raut cemas, ia berlari memasuki area taman yang terlihat sangat sepi.
"Aku harap dia ada disini."
Taehyung melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Jam sepuluh malam ㅡlewat. Terlalu larut bagi siapapun untuk mengunjungi taman yang berada jauh di pinggir kota. Berbagai pemikiran negatif kembali muncul di kepala Taehyung.
Bagaimana kalau Jungkook tidak berada disana?
Bagaimana kalau terjadi sesuatu yang buruk pada Jungkook?
Bagaimana kalau ternyata Jungkook tersesat di kota yang besar ini?
Pertanyaan semacam itu terus berputar di kepalanya sepanjang jalan menuju taman dan hal itu nyaris membuat Taehyung gila.
"Ini salahku. Harusnya aku langsung mengejarnya tadi." Sesal Taehyung pada kebodohannya sendiri.
Taehyung berlarian di taman dengan setelan jas lengkap. Tetesan keringat pun tidak luput menambah kesan aneh dan kacau atas penampilannya malam itu. Beruntung, tidak banyak orang yang berada disana. Harusnya, itu akan mempermudah Taehyung untuk menemukan Jungkook.
Jika memang pemuda tersebut ㅡmasih berada disana.
"Jungkook!!" Panggilnya.
"Jungkook, aku tahu kau disini. Kumohon keluarlah. Berhenti bersembunyi, aku lelah mencarimu seharian. Jangan membuatku khawatir."
Nihil.
Yang didapatinya hanya dengkuran jangkrik malam dan gemericik aliran air dari pancuran yang berada di taman. Kemudian angin berhembus cukup kencang seolah memberi peringatan pada Taehyung bahwa hujan akan segera turun malam itu.
Kalau terakhir kali Taehyung mengunjungi taman ini ketika malam indah bertabur bintang, malam ini justru awan kelabu lah yang menjadi atapnya. Langit nampak gelap. Bukan ㅡbukan karena hari yang memang beranjak larut. Akan tetapi, akibat gumpalan awan yang bergerumul menambah kesan hitam kelam langit malam kala itu.
"Jungkook!!"
Satu dua orang yang sempat berpapasan dengna Taehyung menatapnya dengan pandangan aneh. Mungkin jika Taehyung bisa membaca pikiran, ia akan banyak mendengar perkataan seperti, "Kenapa dia berisik sekali malam-malam?" atau "Memakai jas di taman malam-malam begini, dasar aneh." Atau mungkin juga "Apa orang gila jaman sekarang memakai jas?"
Akan tetapi, Taehyung tidak menghiraukan pandangan aneh dari orang-orang di sekitarnya. Fokusnya hanya untuk mencari Jungkook. Tidak sempat lagi untuk memikirkan hal lainnya.
Taehyung memutar tubuhnya beberapa kali guna memperluas jangkauan pandangan dan memastikan tidak ada yang ia lewatkan. Mungkin saja Jungkook sebenarnya berada dekat dengannya. Sebab, lampu jalan yang berada di sisi jalan sama sekali tidak membantu di malam yang sunyi dan gelap itu. Oleh karena itu, Taehyung tidak ingin melewatkan apapun yang berada di sekitarnya.
"Jungkook!!"
Sekali lagi, Taehyung mencoba untuk menghubungi nomor ponsel Jungkook. "Angkat, Jungkook."
"Maaf nomor yangㅡ"
"Arghㅡsial!!" Teriaknya frustasi. Nyaris melempar ponselnya kalau saja ia tidak ingat ponsel itu diisi banyak kontak kolega perusahaannya.
Taehyung nyaris gila. Entah ia harus mencari Jungkook kemana lagi. Sebab, Taehyung sama sekali tidak mengetahui tempat apapun yang mungkin dijadikan Jungkook sebagai tempat pelarian, kecuali rumahnya dan taman ini. Tidak banyak tempat yang ia dan Jungkook pernah kunjungi. Jungkook pun jarang pergi jauh keluar, kecuali ke perusahaan atau rumah sakit. Lagipula, Taehyung pun selalu melarang Jungkook untuk pergi jauh sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us (Vkook) END #Wattys2019
Fanfiction"Aku tidak tahu dia siapa, tapi aku merasa nyaman berada di dekatnya." -Jjk "Waktu itu, aku hanya ingin menolongnya... Tapi sekarang aku tak ingin kehilangannya." -Kth Vkook Taekook BoyxBoy NamjaxNamja Bangtan Yaoi Zoopapp
