Segera setelah Jungkook berlari keluar dari bandara, pemuda itu tanpa pikir panjang langsung menghentikan sebuah taksi. Tidak peduli sang supir taksi yang memandang wajah sembabnya dengan heran, Jungkook hanya memerintahkan supir itu untuk berjalan. Ia tidak memberikan keterangan apapun soal tujuannya. Pun sang supir sedikit banyak paham soal keadaan penumpangnya karena itu laki-laki paruh baya itu memilih diam dan menjalankan mobil seperti apa yang diperintahkan Jungkook.
Kurang lebih satu jam Jungkook membiarkan sang supir mengendarai mobilnya tanpa tujuan. Pun supir taksi itu tidak melayangkan protes. Hanya diam menjalankan tugasnya sampai dirasa sang penumpang agaknya menjadi lebih baik. Kalau sudah seperti ini, Jungkook sudah tidak peduli lagi soal tagihan perjalanan yang nanti ditujukan padanya. Bahkan deringan ponsel yang sempat terdengar menggema di dalam mobil ia abaikan sampai pada satu titik Jungkook memutuskan untuk menonaktifkan ponselnya. Tidak peduli meski ia tahu sosok yang terus berusaha menghubunginya ㅡJimin sedang khawatir soal keadaannya.
Pada dasarnya, Jungkook hanya ingin pergi jauh. Kemanapun selama ia bisa membuang jauh-jauh bayangan sosok Taehyung yang dilihatnya di bandara sebelumnya. Pun, kalau ia bisa, ia ingin meyakini bahwa semua itu tidaklah nyata. Bahwa kejadian hari ini tidak pernah terjadi. Bahwa ia tidak pernah pergi ke bandara.
Sayangnya, sesering apapun ia mengatakan pada dirinya sendiri bahwa ia tidak melihat apapun, sesering itu pula bayangan raut wajah bahagia Taehyung melintas di kepalanya. Hanya sesaatㅡ Jungkook sempat melihat bagaimana wajah yang ㅡdulu biasa tersenyum hangat ke arahnya, hari ini senyuman itu ditujukan untuk orang lain, selain dirinya. Jungkook tidak pernah melihat Taehyung tampak sebahagia itu, selain bersamanya ㅡdulu. Pun, Jungkook tidak pernah melihat Taehyung berinteraksi sebegitu intim dengan orang lain ㅡhingga berpelukan. Bahkan dulu, dengannya pun Taehyung masih terlihat ragu dan sedikit menjaga jarak.
Jungkook mengetahui satu hal pasti tentang Taehyung, yaitu Jika Taehyung telah berani bertindak sebegitu intim, maka pria itu jelas telah merasa nyaman pada sosok yang berada di dekatnya.
Jungkook sangat mengenal perangai Taehyung.
Duluㅡ
Jungkook kembali dihempas kenyataan.
Waktu sudah berlalu cukup lama semenjak mereka tidak lagi bersama. Lantas, apakah pantas jika Jungkook mengatakan bahwa ia cukup ㅡsangat mengenal perangai Taehyung? Bahkan setelah beberapa bulan lamanya mereka tidak saling berhubungan. Apakah pantas dikatakan bahwa Jungkook adalah satu-satunya orang yang dapat mengerti Taehyung dengan baik?
Manusia berubahㅡ Pun begitupula dengan mereka.
Jungkook menyadari kesalahan fatalnya yang telah menyia-nyiakan seseorang yang sangat mencintainya ㅡbukan seseorang, tetapi dua orang. Pun ia terlambat menyadari bahwa pilihan di mulutnya, bukanlah apa yang sebenarnya diinginkan hatinya. Oleh karena itu, kesalahan itu membuatnya tersadar. Kesalahan itu yang menuntunnya sampai di titik ini. Kesalahannya itu yang membuatnya berubah. Keinginan untuk memperbaiki kesalahan itulah yang membuatnya bertahan.
Taehyung juga pasti begitu.
Jungkook telah lama memikirkan bahwasanya ada alasan kuat mengapa Taehyung memilih untuk pergi dan menghilang dari pandangan orang-orang yang mengenalnyaㅡ bukan hanya dari Jungkook. Pasti ada alasan dibalik tindakannya dan Jungkook menjadi penyebab utama atas putusan yang diambil Taehyung.
Jika selama enam bulan kepergian Taehyung saja telah berhasil membuat Jungkook menyadari kesalahan terbesarnya dan membuat hidupnya berubah sedemikian drastis, maka Taehyung juga pasti begitu.
Jungkook jelas tidak tahu apa saja yang telah terjadi pada Taehyung selama pria itu menghilang. Ia jelas tidak tahu apa saja yang telah berubah dari pria tersebut. Entah itu untuk hal yang baik ataupun sebaliknya. Namun, satu yang pasti, ia sudah tidak pantas menyebut dirinya ‘mengenal’ Taehyung dengan baik. Sebab, jika iya, maka seharusnya dulu ia tidak memutuskan untuk mengabaikan perasaan yang telah tumbuh diantara mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us (Vkook) END #Wattys2019
Fanfiction"Aku tidak tahu dia siapa, tapi aku merasa nyaman berada di dekatnya." -Jjk "Waktu itu, aku hanya ingin menolongnya... Tapi sekarang aku tak ingin kehilangannya." -Kth Vkook Taekook BoyxBoy NamjaxNamja Bangtan Yaoi Zoopapp
