Part- 14 ( rencana putus! )

1.2K 46 9
                                        

Note : typo berserakkan :)

◇◇♡♡◇◇

Kini angela dan claude tengah berada di ruang tamu.

"Enggak bosen sama angela?"tanya aldrian pada claude.

"Enggak lah bang, malah saya makin suka sama angela."balas claude sambil tersenyum tulus kearah angela.

Angela hanya cuek.
Selama ini ia tidak mencintai claude, ia hanya sedikit menyayangi claude karena claude baik padanya.

"Kapan ada niatan untuk ngeseriusin angela?"

BRUSH

Pertanyaan aldrian sontak membuat minuman yang berada didalam mulut angela keluar dari dalam mulutnya.

"Dih, jorok bed!"kata aldrian kesal.

"Rencananya pas angela lulus sma bang."balas claude seadanya.

'Sialan bang aldrian!
Angela menatap abang pertamanya itu tajam.

"Masih jauh kali!"celetuk angela yang langsung membuat claude sedih.



Dua bulan kemudian.

Hari ini angela pergi berangkat sekolah dengan mobil lamborghini nya.

Setelah sampai disekolah, ia selalu mengabsen di ruangan brave untuk numpang tidur.

Sangking seringnya brave sampai membelikkan sofa khusus untuk angela.

*skip*

Setelah mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh gurunya, angela langsung keluar dari kelas dan pergi menuju kantin, dan disusul oleh kedua sahabatnya.

Di kantin.

Grezily tampak gelisah.

"Lo kenapa grez?"tanya caca heran melihat sahabatnya yang satu itu tampak gelisah.

"Gue, hmm. Sebenernya..."grezily menggantungkan perkataannya membuat caca kesal.

"Kenapa sih? Cerita dong biar kita tau!"kesal caca.

"Maafin gue sebelumnya, tapi gue bener-bener enggak tahan kalau kayak gini."ucap grezily.

"Apa?"tanya angela.

"S- sebenernya semalem, pas gue sama bang bryan pergi dinner, gue liat bang claude ngerangkul cewek yang pake pakaian sexy gitu ke hotel."ujar grezily pelan.

Mendengar itu sontak angela langsung menggebrak meja.

"Serius lo?"tanya angela.

"Iya ngel, sumpah demi apapun. Kalau lo enggak percaya sama gue, lo bisa liat nih potonya."grezily menunjukkan sebuah foto claude dan cewek tersebut.

"Jangan marah ngel, plis!"ucap grezily dengan nada suara sedih.

"Siapa bilang gue marah? malah bagus dong. Dengan begitu gue bisa cepet-cepet putus sama dia."jawab angela datar.

'SENIOR & JUNIOR'Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang