Note : typo berserakkan :)
◇◇♡♡◇◇
Albert membuka kedua matanya perlahan.
Setelah itu ia mengubah posisinya menjadi duduk.
Kepalanya menoleh pada benda berbentuk bulat yang menempel pada dinding kamar.
'Astaghfirullah. Udah jam 5 pagi.'ucap nya dalam hati.
Albert melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, setelah nya ia keluar dari kamar mandi.
Ia melirik kearah dua kasur yang berada didalam kamar yang sama.
"Woi Kebo! Bangun, sholat subuh."albert menggoyangkan bahu aldrian, membuat sang empu terbangun dari tidurnya.
"Astaga udah jam segini."dengan cepat aldrian berlari kecil menuju kamar mandi.
Albert menoleh pada bayi kecil yang tadi tidur di sebelah abang nya itu.
Bayi kecil itu sangat tampan, persis seperti abang pertamanya.
Bagai pinang dibelah dua.
Albert mengecup kening baby derren dengan lembut.
Setelah itu ia berjalan menuju angela yang masih pulas dengan tidurnya.
"Ngel, bangun."albert menepuk-nepuk pipi angela dengan pelan.
"Hmm, kenapa?"tanya angela dengan mata setengah tertutup.
"Lo nggak lagi datang bulan kan?"tanya albert yang hanya dibalas gelengan oleh angela.
"Yaudah, buruan siap-siap. Biar kita sholat berjama'ah."ucap albert yang dibalas anggukkan oleh angela.
Angela bangkit dari tidurnya, kemudian berjalan menuju kamar mandi.
"Cepetan ya dek."ujar aldrian yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Hmm."
•
Seusai sholat shubuh bersama, aldrian dan albert langsung keluar dari kamar angela, dan kembali kekamar mereka masing-masing, tidak lupa dengan baby derren yang dibawa oleh aldrian.
•
Setelah selesai membersihkan tubuhnya, angela memakai pakaiannya.
Tak berselang lama, suara ketokan pintu membuatnya harus berjalan menuju pintu, karena kebiasaannya adalah mengunci pintu saat sedang mandi.
Caca, grezily dan sisil muncul, membuat angela memutar matanya jengah.
"Hi~ babe."ketiga wanita itu memeluk angela dengan erat.
"Lepasin!"angela memisahkan tubuhnya dari ketiga wanita didepannya.
"Yah, lo mah gitu. Bentar lagi udah mau nikah juga."celetuk caca dengan raut wajah kecewa.
Angela berjalan menuju meja riasnya, mengambil pengering rambut lalu mengeringkan rambut panjangnya.
"Bentar lagi sahabat es tersayang kita ini udah jadi bini orang."ujar grezily dengan nada menggoda.
"Iya, enggak nyangka kak angela nikah muda."timpal sisil dengan kekehan khasnya.
Ketiga wanita itu duduk di sofa empuk milik angela.
"Kalo lo bertiga masih mau disini, mendingan diem!"kata angela sinis.
"Dih? Malah ngamuk."caca mendecih.
"Enggak baik begitu non, udah mau jadi istri orang."ucap grezily dengan nada menggoda.
"Gimana rasanya kak? Dikurung selama satu minggu lebih?"caca dan grezily menganggukkan kepala mereka, mendengar perkataan sisil.
KAMU SEDANG MEMBACA
'SENIOR & JUNIOR'
RomanceBermula dari 'INTERNASIONAL SCHOOL' sekolah SMA terfavorit di Jakarta. Up setiap seminggu sekali🤍 khusus januari update nya setiap hari yaa IG = @yunoolyee
