Note : typo berserakkan :)
◇◇♡♡◇◇
Mereka semua menatap kearah alya, menunggu jawaban dari gadis manis tersebut.
"Ck, kelamaan. Leo, lo setujukan nikah sama alya?"tanya angela yang langsung dibalas gelengan oleh leo.
"Gue enggak setuju! Kalau misalkan dia butuh uang lagi buat biaya pengobatan adiknya, gue bakalan kasih sebanyak yang dia minta. Tapi untuk nikah sama dia gue enggak bisa, lo kan tau gue sukanya sama sisil."jawab leo lantang.
"Kalau lo enggak mau, jangan pernah anggap gue sebagai sahabat lo lagi! Lagian juga, sisil enggak pernah suka sama lo."kata angela sinis.
"Jangan gitu dong ngel. Masa iya demi nih cewek lo mau mutusin persahabatan kita?"leo memeluk lengan angela.
"Jangan sentuh istri gue!"dengan cepat alfa menjauhkan leo dari angela.
"Gue juga ogah jadi sahabat lo lagi. Semenjak putus sama hani, akal sehat lo ilang. Enggak tau malu!"ketus raka dan elang bersamaan.
Mendengar itu leo langsung membelalakkan kedua matanya.
"Astaghfirullah. Jangan dong,"ucap leo dengan wajah memelas.
"Gue juga ogah sahabatan sama lo lagi."timpal alfa.
"Oke, fix. Gue akan tanggung jawab! Jadi plis jangan mutusin tali persahabatan kita ya?"baik angela, alfa, raka dan elang langsung menganggukkan kepala mereka.
Leo mendaratkan bokongnya di atas kursi kemudian menyilangkan kedua kakinya.
"Duduk,"titahnya seperti tuan rumah.
Mereka berlima mengangguk, kemudian duduk di kursi yang tersedia.
"Alya, gue minta maaf. Gue akan tanggung jawab sama apa yang terjadi sama lo dikedepannya. Gue akan tanggung semua biaya pengobatan adik lo sampai sembuh, dan juga gue akan tanggung biaya hidup semua keluarga lo."ujar leo datar.
"T-tapi kak..."perkataan alya menggantung di udara.
"Jangan nolak, gue enggak suka. Lo mau ngeliat gue sengsara gegara lo?"leo menatap alya dengan tajam.
PLAK
"Heh, bangs*t! Lo mau ngelamar anak orang apa gimane? Kalo lo enggak ikhlas yaudah, kita cabut!"saat raka hendak bangkit dari duduknya, dengan cepat leo menahan tangannya.
"Oke-oke, Gue minta maaf. Alya, lo terima lamaran gue, ya? Walaupun ini dadakan, tapi ini semua tulus dari sahabat gue."ujar leo.
"Terima aja, ntar kalo lo hamil gimana? Udah terima aja alya. Kalo dia macem-macem sama lo, lapor aja ke gue, atau nggak lapor ke raka sama elang. Sama suami gue juga boleh,"tukas angela sembari mengusap punggung tangan alya.
"Jangan sama gue, sama mereka berdua aja."alfa menunjuk kearah raka dan elang.
"Lo jadi laki enggak asik banget sih! Apa salahnya lo jadi tempat curhat cewek?"angela menatap alfa dengan tajam.
"Gue enggak suka di chat cewek lain,"balas alfa.
"Kurang ajar lo ya, sini biar gue jitak kepala lo!"angela menjambak rambut alfa kemudian mulai melayangkan jitakkan nya pada kepala alfa.
Membuat pemuda tampan itu meringis kesakitan.
"Lo jadi bini kok bar-bar banget sih ngel? Kasian si alfa, mana masih muda lagi."celetuk raka.
"Gue juga heran. Lo lagi fa, mau aja nikah sama nih cewek bar-bar!"sahut elang.
Angela memutar matanya malas.
"Gue mah bodo amat, asalkan istri gue bahagia."balas alfa sembari tersenyum kearah angela.
"Noh, dengerin. Laki gue aja enggak sibuk!"angela mendengus kesal.
"Iya deh iya, yang nikahnya karna cinta mah emang beda dia auranya."ujar raka dan elang bersamaan.
Angela memutar matanya jengah.
"Gimana? Lo terima enggak alya?"tanya angela pada alya yang sedari tadi hanya diam.
"I-iya kak, a-alya terima."jawab alya pelan.
Mereka semua mengucap syukur, kecuali leo seorang.
"T-tapi kak..."perkataan alya menggantung di udara.
"Bagus, kalo gitu minggu depan akad plus acaranya."ujar elang final.
"Apa enggak kecepetan lang?"tanya leo.
"Lebih cepat lebih bagus. Lo kabarin semua keluarga lo, minggu depan lo nikah. Jadi lo nggak perlu di jodoh-jodohin lagi."jawab elang yang hanya dibalas dengusan oleh leo.
Angela memutar tubuhnya, menatap wajah alfa dengan ekspresi yang sengaja di imut-imutkannya.
"Sayang, alya boleh nggak nginep di rumah kit..."belum lagi angela menghambiskan perkataannya, alfa sudah terlebih dahulu memotong.
"Enggak boleh!"
Angela menghembuskan nafasnya kasar.
"Jangan paksa gue angela!"tukas alfa tegas.
"Pelit banget sih!"angela mendengus kesal.
"Kalo gitu mulai hari ini sampai seminggu kedepan lo nginep dimansion gue aja."ujar angela sembari menatap wajah alya dengan sayu.
"T-tapi kak..."
"Urusan adik lo serahin aja ke gue. Eh, maksudnya ke suami gue."ucap angela dengan kekehan kecilnya.
"Lo istri gue, punya gue punya lo juga."tukas alfa datar.
Angela tersenyum lebar, kemudian ia menggenggam tangan alfa.
"Makasih sayang."bisikkan angela sontak membuat kedua pipi alfa memanas.
Angela yang melihat rona pipi yang memerah menjadi gemas, ia mencubit pipi alfa.
"Cieee yang ngeblushing."ledek raka dan elang bersamaan.
"Berisik!"alfa menyembunyikan wajahnya di bahu angela.
"Baru kali ini gue ngeliat ketos kebanggaan sekolah kita begini!"ujar leo dengan kekehannya.
"Iya, biasanya juga mukanya datar mulu, Kayak enggak ada kehidupan. Sama kayak si angela, badgirl kebanggaan sekolah."timpal raka yang juga terkekeh.
"Gue sih pernah ngeliat si alfa senyum, sama angela doang tapi. Cuma si angela doang yang bisa ngecairin hatinya si balok es. Dan cuma si balok es yang bisa ngecairin es kristal yang ada di hatinya si angela."sahut elang.
"Bacot lo!"
Kelima manusia itu kembali berdebat, tanpa ada rasa malu dengan siapa yang ada di sekitaran mereka.
Sedangkan alya, hanya bisa terdiam di tempatnya. Ia masih tak percaya dengan apa yang terjadi hari ini.
Karena lima manusia yang tiba-tiba datang kerumahnya.
Terlebih lagi mereka berlima adalah orang yang paling terkenal di negrinya itu.
"Beresin semua barang-barang lo, sekalian barang adik lo. Biar kita sekalian berangkat, buruan ya!"tukas angela dengan senyuman manisnya.
"M-makasih ya,"ucap alya pelan.
"Santai aja, mulai sekarang lo itu sahabat gue juga. Udah, buruan sana!"alya menganggukkan kepalanya, kemudian ia melangkahkan kakinya menuju ke sebuah pintu yang mereka yakini itu adalah kamar alya.
🌈🌈🌈🌈
VOTE & COMMENT🖤
KAMU SEDANG MEMBACA
'SENIOR & JUNIOR'
RomanceBermula dari 'INTERNASIONAL SCHOOL' sekolah SMA terfavorit di Jakarta. Up setiap seminggu sekali🤍 khusus januari update nya setiap hari yaa IG = @yunoolyee
