Note : typo berserakkan :)
◇◇♡♡◇◇
Ketiganya memutuskan untuk bersembunyi di sebuah cafe yang keberadaan cukup jauh dari rumah kediaman alexander.
Ketiganya sama-sama memakan makanan mereka hingga makanan mereka habis tak bersisa.
"Heh markonah, sapridun. Acem kita balik nih?"caca menatap pria dan wanita yang duduk di depannya.
"Berisik lo markondang!"celetuk alfa dengan kesal.
"Anjing!"umpat caca.
Angela memijit pelipisnya.
"Jangan sampek abang nya si sapridun nyusul kita kemari,"ucap caca pelan.
"Iya."balas alfa mengiyakan.
Baru mereka ingin menyusun rencana, beberapa umat manusia muncul dengan teriakkannya yang membahana.
"MARKONAH, SAPRIDUN, MARKONDANG! MANA LO BERTIGA!"ketiganya langsung tersentak.
'Mampus.'batin ketiganya.
Bahkan para pengunjung restoran saja terkejut mendengar teriakkan bryan.
"MEREKA DISANA!"grezily berteriak dengan jari telunjuknya menunjuk meja yang ditempati oleh alfa, angela dan caca.
Ketiganya sama-sama membeku di tempat, ingin rasanya mereka berteriak namun bibir mereka tak mengizinkan, ingin rasanya mereka lari dari tempat itu, namun tubuhnya tak bergerak sama sekali.
Semesta saja tidak mendukung mereka :)
"SINI KALIAN BERTIGA!"bryan datang kemudian menarik telinga alfa dan angela, sedangkan caca di geret oleh alfi.
"Aw, aw. Sakit bang ampun,"alfa dan angela meringgis kesakitan, namun mereka bisa apa? Kalau mereka bergerak terlalu semangat, maka telinga mereka akan semakin sakit 🙂
"Rasain!"bryan semakin menarik telinga angela dan alfa membuat keduanya semakin berteriak.
•
Mereka sampai di kediaman alexander.
Bahkan tangan bryan tidak lepas dari telinga angela dan alfa.
"TANTE, OM. HUAAA, SAKITTT!"air mata angela seakan mendukungnya kali ini.
"Astaghfirullah bryan, kamu apain angela?!"elyn dan harry langsung berlari tergepoh-gepoh menuju angela, alfa dan bryan.
"Mama, papa, sakit."saat bryan melepaskan tangannya dari telinga mereka, keduanya langsung berhambur ke elyn dan harry.
"Astaga, bryan, lihat nih, telinga angela merah gitu."kata harry pada anak sulungnya.
"Siapa suruh mereka ngeselin,"celetuk bryan santai.
"Om, hikss, sakit."ucap angela dengan air mata yang terus berlinang.
"Sayang, udah ya, kamu jangan nangis lagi,"harry menghapus air mata angela dengan lembut.
Yah, karena saat ini angela berada didalam pelukkan harry, sedangkan alfa berada didalam pelukkan elyn.
"Mama, kuping alfa sakit banget,"ucap alfa dengan wajah puppy eyesnya.
"Bryan, kamu papa hukum. mulai besok sampai sebulan kedepan, kamu kerja naik kendaraan umum, papa sita semua kendaraan pribadimu, dan juga papa sita semua kartu atm kamu!"ujar harry tegas, mendengar itu bryan langsung terkaget, bagai disambar petir di siang bolong.
"Jangan dong pa, ampun. bryan minta maap deh."ucap bryan dengan wajah yang sengaja di buatnya sesedih mungkin.
"Om, sakit."angela semakin mengeratkan pelukkan nya pada pria paruh baya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
'SENIOR & JUNIOR'
RomantikBermula dari 'INTERNASIONAL SCHOOL' sekolah SMA terfavorit di Jakarta. Up setiap seminggu sekali🤍 khusus januari update nya setiap hari yaa IG = @yunoolyee
