Note : typo berserakkan :)
◇◇♡♡◇◇
Angela menatap semua barang yang sudah dikeluarkan dari dalam papper bag dengan mata berbinar.
Mulai dari hermes, gucci, chanel, dior, burberry, fendi, supreme, prada, louis vuitton, balenciaga, céline, yves saint laurent, prada, dan beberapa merk barang branded lainnya.
Ia tak menyangka kalau semua sahabatnya akan berbaik hati membelikan itu semua untuknya.
"Kalau semua aset gue udah balik, gue bakalan bales kebaikan kalian semua wahai sobat gue."gumam angela.
Angela menyusun satu-persatu barang-barang terbarunya itu di walk in closet.
"Gimana, lo suka?"alfa mendaratkan bokongnya di atas sofa bulat yang berada di tengah-tengah walk in closet.
Seketika angela mengubah ekspresi nya menjadi datar.
"Biasa aja,"jawab angela yang kemudian hendak berlalu dari hadapan alfa.
Alfa menarik tangan angela, membuat gadis cantik itu spontan terduduk di atas pangkuan alfa.
"Eh?"
"Baguslah kalau lo suka."ucap alfa sembari mengusap pipi angela dengan lembut.
Angela mengedip-edipkan kedua matanya.
"Emangnya gue ada bilang kalau gue suka? Enggakkan!"angela menepis tangan alfa dari pipinya.
"Kalau lo mau, besok gue ajak lo belanja apapun yang lo mau."ujar alfa yang kemudian kembali mengelus pipi angela dengan sayang.
"Beneran? Eh, maksud gue, enggak perlu. Gue bukan cewek matre,"jawab angela yang kemudian menegakkan tubuhnya.
"Yang bilang lo cewek matre siapa? Lagian nih ya, enggak ada cewek matre didunia ini. Yang ada cowok yang enggak mampu ngebiayain ceweknya. Kalau mau dapet cewek yang cantik, maka harus siap banyak pengeluaran. Udah tau cewek itu pengeluaran nya banyak, skincare nya, make up nya, bajunya, sepatunya, tas nya dan barang-barang yang dibutuhkan kaum cewek lainnya. Lagian lo itu istri gue, apa salahnya kalau gue mau ngemanjain istri gue sendiri?"alfa menatap manik mata angela dengan lembut.
Angela menganggukkan kepalanya kemudian tersenyum lebar, menampakkan kedua lesung pipinya.
"Gue mau, mau banget. Makasih ya,"angela memeluk leher alfa.
"Enggak perlu bilang makasih sayang, itu udah kewajiban gue sebagai seorang suami."ucap alfa yang kemudian mencium leher angela.
"Alfa,"
"Hmm."
"Enggak lama lagi gue kan ke amrik, gue nitip barang-barang gue ya? Rawat mereka dengan baik, sayangi mereka. Jangan sampai rusak sedikit pun. Kalo sempet ada satu barang gue yang rusak, kita cerai."ujar angela.
"Gila lo ya? lebih berharga barang branded lo ketimbang gue?"angela menganggukkan kepalanya.
"Emang istri gadak akhlak lo ya,"angela tersenyum sumringah.
"Lah lo laki ngga ada akhlak. Masak iya barang bini sendiri ga dijagain, gila lo!"ujar angela kesal.
"Itu bukan tugas gue. Tugas gue sebagai suami itu cari duit buat nafkahin lo sama anak-anak kita kelak. Terus tugas gue tuh jadi kepala keluarga yang baik dan benar,"ujar alfa berusaha bersabar.
"Yaelah, kan gue minta tolong sama lo buat jagain barang-barang gue."
"Emangnya lo ada bilang minta tolong ke gue?"
"Ya enggak ada sih. Hehe, kali ini gue minta tolong deh sama lo, jagain barang-barang gue, ya?"
"Ogah! Suruh aja kepala pelayan."
KAMU SEDANG MEMBACA
'SENIOR & JUNIOR'
Storie d'amoreBermula dari 'INTERNASIONAL SCHOOL' sekolah SMA terfavorit di Jakarta. Up setiap seminggu sekali🤍 khusus januari update nya setiap hari yaa IG = @yunoolyee
