Part- 128

2 0 0
                                        

Note : typo berserakkan :)

◇◇♡♡◇◇

Angela pov.

Udah 2 hari aku nggak masuk kerja.

Karna dua hari yang lalu pas pulang dari rumah sakit, perut aku kram banget, jadi aku mutusin kerumah sakit lagi buat cek kandungan. sebenernya alfa sih yang maksa buat cek, soalnya udah 2 bulan aku enggak check up. kelupaan terus, habisnya jadwal aku dirumah sakit itu padat banget. habis operasi istirahat 30 menit langsung ada operasi lagi.

Jadinya aku mutusin buat istirahat dirumah selama seminggu, dari pada alfa ngamuk lagi. soalnya alfa kalo ngamuk serem🥺hati barbie aku tersentuh😥

FLASHBACK ON.

"Alfa, perut aku kram. sakit banget fa,"aku meremas tangan alfa.

"Kita kerumah sakit sekarang. kamu sanggup nahannya kan?"alfa langsung mengganti pakaiannya, padahal tadi kami sudah bersiap untuk tidur.

"Sakit banget, aku udah enggak kuat, alfa."ucapku pelan.

Secepat mungkin alfa membantuku mengganti pakaian. setelahnya alfa langsung ngegendong aku ke mobil, dan kamipun langsung pergi menuju rumah sakit kandungan.

"Gejala yang dialami angela adalah kram perut, itu biasanya normal terjadi pada ibu hamil. tapi kalau saran saya, angela jangan sampai kecapekan dulu. jangan terlalu memaksakan diri, inget sekarang kamu lagi hamil, ngel. kalau bisa istirahat dulu dirumah selama 3 hari. ya selebihnya juga kesibukannya dikurangin."perjelas dokter lisa.

Setelah satu jam lebih kami berada diluar rumah, akhirnya kami pun kembali.

Dari tari alfa cuma diam aja, lebih tepatnya semenjak pulang dari rumah sakit gengs, jadi takut😔

Sesampainya didalam kamar, aku memberanikan diri untuk berbicara terlebih dahulu.

"Sayang, kamu kok diem aja? kamu marah ya sama aku?"

Alfa langsung menatapku, tatapannya itu loh🥲

"Marah kenapa? aku enggak punya hak marah sama kamu, emangnya aku siapa nya kamu coba?"

"Ya kamu suami akulah, apalagi."

"Kalau kamu sadar, kenapa selama ini kamu nggak dengerin kata-kata aku?"

"Enggak dengerin gimana maksud kamu? bukannya selama ini aku selalu nurut ya sama kamu?"

"Kamu lupa? aku suruh kamu buat istirahat angela. aku enggak permasalahin kamu jadi dokter. aku kan selalu bilang sama kamu, kalau pulangnya itu sore. tapi kamu tetap aja pulang malam."

"Kamu gila ya? gamungkin aku ninggalin pasien aku gitu aja, lagi pula aku pulang malam itu bukan karna aku macem-macem diluar sana,"

"Iya aku tau, aku tau itu angela. aku enggak nuduh kamu berbuat hal aneh diluar sana, aku juga udah enggak pernah kepikiran hal itu. aku cuma enggak mau kamu kecapekan. kesehatan pasien kamu itu emang penting, tapi jangan lupa, kesehatan kamu itu lebih prioritas angela. bukan cuma kamu sendiri doang kan dokter bedah dirumah sakit? mesti banget ya kamu semua yang handle operasi? kan masih banyak dokter lain. ga mesti kamu, sayang. aku bilang ini bukan cuma karna kamu lagi hamil, aku enggak mau kamu kenapa-kenapa, dunia aku itu kamu, kalau terjadi sesuatu sama kamu, dimana lagi tempat aku didunia ini?"perkataan alfa diiringi dengan tangisannya.

Omo, alfa nangis?!

"Oke, aku janji bakal istirahat dirumah. dan juga, aku janji kedepannya aku akan lebih merhatiin jadwal aku di rumah sakit. aku bakal berangkat jam 9 terus pulang jam 3 sore. aku janji, jadi kamu jangan nangis lagi, oke?"aku langsung memeluk alfa.

'SENIOR & JUNIOR'Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang