Part- 63

715 33 6
                                        

Note : typo berserakkan :)

◇◇♡♡◇◇

2 HARI KEMUDIAN.

Aldrian, albert dan Angela sedang berada di taman belakang, tidak lupa dengan baby derren yang berada didalam gendongan aldrian.

Yah, mereka tengah menemani baby derren berjemur.

"Bang, ntar malam gue ada party,"ucap angela memecah keheningan.

"Gue ikut ngel,"

"Enggak boleh, ntar lo ganggu bang."ujar angela cepat.

Albert memutar matanya malas.

"Kalau gitu lo nggak usah pergi."

"Enak aja, yaudah lo boleh ikut."

"Emang party nya dimana dek?"aldrian menatap kedua adiknya bergantian.

"Club,"jawab angela santai.

Mendengar itu aldrian langsung tersedak.

"Kenapa sih?"tanya angela kesal.

"Enggak salah ni party nya di club?"tanya aldrian.

"Ya enggak lah,"balas angela santai.

"Di club si azka, zach sama dion, kan?"tanya albert.

Angela menganggukkan kepalanya singkat.

Setelah 30 menit mereka kembali kedalam rumah.


SORE HARINYA.

Kini di kediaman agatha sedang ramai-ramainya.

Karena kedatangan delapan pria dan tiga wanita yang tak lain adalah sahabat-sahabat angela.

Angela, caca, grezily dan sisil tengah bermain ludo.

Sedangkan para pria asyik dengan urusan mereka.

"Lo pada kalah, cepat, ikat tuh telinga pake karet!"heboh caca sembari menunjuk kearah angela, grezily dan sisil.

Dengan malas mereka mengikat telinga mereka dengan karet.

Setelah beberapa saat kemudian.

"Buruan!"angela menatap ketiganya dengan tatapan datar.

"Yee, kagak bisa apa tuh bibir senyum dikit?"ujar grezily kesal.

Angela memutar matanya malas.

Setelah puas bermain, kini mereka berempat beralih ke gazebo.

Angela dan sisil meminum minuman mereka dengan tenang.

Sedangkan caca dan grezily memakan dessert favorit mereka dengan khidmat.

Keempatnya hanyut dalam pikiran mereka masing-masing.

Angela menatap kearah tanaman bunga lily bewarna putih yang tertanam rapi di pinggiran gazebo.

Pikirannya menerawang ke masa lalu, saat alm kedua orang tuanya masih hidup.

FLASHBACK ON.

Aldrian, albert dan angela tengah duduk santai di gazebo.

Sedangkan andryan dan valerie tengah asyik menanam berbagai jenis bunga.

"Mami sama papi yakin enggak mau dibantuin sama angela?"tanya aldrian sembari menatap kedua orang tuanya bergantian.

"Enggak perlu sayang, mami sama papi cuma mau kalian ngerawat semua ini, supaya nanti kalian bisa ngumpul bareng disini."balas valerie lembut pada putra sulungnya.

'SENIOR & JUNIOR'Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang