Part- 93

136 7 1
                                        

Note : typo berserakkan :)

◇◇♡♡◇◇

Di mansion.

"Jadi ini calon istrinya si leo?"tanya caca yang hanya dibalas anggukkan oleh angela, alfa, raka dan elang.

"Dan dia bakal tinggal disini untuk seminggu kedepan?"kini grezily lah yang bertanya.

"Hmm,"

"Kakak yakin?"sisil menatap wajah angela dengan seksama.

"Iyaa."jawab angela datar.

Ketiga wanita cantik itu sama-sama menghembuskan nafas mereka kasar.

"Untuk seminggu kedepan kalian naik mobil sport yang biasa kalian pakai."ucap angela sembari mendaratkan kepalanya di atas paha alfa.

"Kenapa gitu? Biasanya juga kan kami naik mobil yang biasa ngel."tukas caca dan grezily bersamaan.

"Mobil itu bakalan dipakai alya sama adiknya. Seminggu doang, jadi jangan ngebantah!"balas angela.

"Kak, tapi kita udah pw di situ. Kakak kan tau sendiri kalau misalkan kami setress di mansion kami pergi nya naik mobil itu."ujar sisil yang langsung dihadiahi tatapan membunuh dari angela.

"Minta sama bang albert belikkan yang baru buat alya. Bilang pakai duit gue,"dengan segera ketiga wanita itu menganggukkan kepala mereka.

Sedangkan alya yang mendengarkan perkataan angela langsung terkejut.

'Semudah itu?'ucap alya dalam hati.

Caca pun mulai menelfon albert.

"Hallo, bang albert kesayangannya seorang caca resanyia."

"..."

"Jangan gitu dong bang, jangan dimatiin oke? Gue cuma disuruh nyampein amanah sama si Angela. Dia minta duit buat beli mobil baru, buat si alya."

"..."

"Itu, calon bini nya si leo."

"..."

"Astaghfirullah bang. Masa harus gitu sih?"

"..."

"Ya Allah bang albert, kasian si angela. Kita para ciwi-ciwi juga ikutan miris."

(Tutt)
Albert memutuskan sambungan telfon dengan sepihak, membuat caca kesal setengah mati pada pria yang sudah dianggapnya seperti abang kandungnya itu.

"Dikasih..."angela tersenyum lebar.

"Tapi, lo harus punya anak dulu."perkataan caca sontak membuat angela langsung mengubah posisinya menjadi duduk.

"Ck, abang lakn*t!"teriak angela frustasi.

"Ngel, jangan teriak-teriak gitu ah. Kaget gue,"ujar alfa kesal.

Angela menatap alfa dengan tajam, beberapa detik kemudian gadis cantik itu tersenyum.

"Alfa, suami gue tersayang. Beliin gue mobil baru ya?"angela meletakkan kepalanya pada dada bidang alfa, membuat pemuda tampan itu terkesiap.

"I-iya, terserah lo aja. Mau berapa?"jawaban alfa yang spontan sontak membuat mereka semua yang mendengarnya menjadi terkejut.

"Satu mobil aja, boleh kan?"alfa menganggukkan kepalanya kemudian mengusap-usap kepala angela dengan sayang.

'SENIOR & JUNIOR'Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang