Barend datang menghampiri Dirla dan memberikannya sebuah undangan. "Ikutlah denganku keacara itu, aku ingin kamu liat aku dapet apresiai karna telah menangkap buronan yang kabur dari penjara" Dirla mengambil surat itu dan membacanya.
"Aku ga bisa ninggalin Darrel sendirian Bar, lagikan moma sama papa harus ke meriksa bisnis wine kamu". Barend baru saja membuka bisnis wine, keluarga mereka mempunyai perkebunan anggur yang sangat luas dan berkualitas tinggi, jadi Barend ingin mengolah anggur itu menjadi wine yang sangat lezat. "Datanglah temani Barend, biar Darrel sama moma dan papa" Barend mengangkat ibu jarinya ke arah Arysty.
"Oke oke, sekarang aku sama Darrel akan ke kamar, ayo sayang" Saat Darrel ingin di ambil dari gendongan Arysty, Darrel langsung menggelengkan kepalanya sambil menarik baju Arysty. "No,,, baba, embem,," ucapnya khas anak kecil. Barend yang merasa namanya dipanggilpun kembali mengambil Darrel. "Mau main mobil-mobilan sama Baba? Comeon baby" Barend berlari menuju ruang bermain yang khusus di buatkan Barend untuk Darrel.
"Barend, Darrel harus tidur. Atau aku ga mau ikut kamu besok" Barend menunjukkan wajah bingungnya, lantaran dia masih ingin bermain dengan Darrel karna hari ini dia pulang telat dan belum bertemu Darrel dari dia berangkat bekerja. "Iya, Darrel tidur sama baba aja ya. Soalnya besok Baba mau pergi sama momy jadi kamu harus tidur, biar aku yang nidurin dia" Barend kembali membawa Darrel menuju kamarnya, memang terkadang Darrel suka tidur bersama Barend. Jadi Dirla tidak melarang Darrel tidur dengan Barend, karna Barend mengisi kekosongan hati Darrel akan sosok daddynya.
➰➰➰
Esokpun tiba, Dirla sudah berdandan sangat cantik untuk menghadir acara penting bagi Barend. "Aku udah siap" ucapnya saat dia menghampiri Barend yang lengkap dengan seragam kepolisiannya. Bahkan Barend terpanah akan kecantikan Dirla. "Kalo gitu aku berangkat dulu, bayy moma, papa, Darrel" Barend merangkul pinggang Dirla dan berjalan bersama menuju mobil. Merekapun mulai berangkat keacara yang dibilang Barend.
Barend dan Dirla menjadi pusat perhatian selama acara berlangsung, karna Barend merupakan polisi yang paling banyak menyelesaikan kasus yang ada dan juga terkenal di kalangan anak muda. "Barend, kamu datang sama Mrs.Clemenitus?" tanya salah satu temannya. Barend menginjak kaki pria itu, karna dia tidak ingin Dirla merasa tidak nyaman di pesta itu. "Ya,, Conor, bisa tolong dijaga mulut kamu itu" bisik Barend dengan penuh penekanan. "Eghm,,,, Dirla kenalin dia Conor Alvaro dan yang disampingnya itu Liana Anatya" mereka bertiga mulai berkenalan.
"Dirla, kamu lebih cantik aslinya ya. Barend sering bercerita tentang kamu, betapa dia mengagumi kamu sebagai seorang ibu dan wanita yang hebat. Oya, aku punya butik di kota, sesekali kamu datang ya ke butik aku" sebenarnya Dirla sedikit terkejut saar Liana mengatakan kalau Barend sering menceritakannya.
"Iya, aku akan mengunjungi butik kamu secepatnya. Oya, apa di dekat butik kamu ada sebuah tempat yang di sewakan, karna aku ingin mencoba berbisnis" tanya Dirla, karna dia memang sangat ingin menghasilkan duit sendiri, dia tidak ingin terus merepotkan keluarga Barend, dia masih memiliki uang untuknya membuka usaha.
"Kamu ingin usaha apa Dir? Kenapa kamu ga tanya ke aku aja kan aku bisa bantu cariin?" Dirla menepuk bahu Barend, wajah Barend berubah menjadi sedikit kesal. "Kamu sibuk Bar, aku ga mau merepotkan kamu. Aku ingin membuka restaurand kue, restaurant yang semua orang bisa berkumpul dan berbahagia bersama di tempat itu sambil memakan kue buatan aku" Liana mengetuk bibirnya berkali-kali saat Dirla bicara seakan sedang memikirkan sesuatu "Aha,,, ada tempat yang di sewakan di dekat butik aku, hanya berbeda dua bangunan dari butik aku".
Dirla mengeluarkan senyuman yang sangat lebar saat mendapatkan apa yang dia mau. "Besok datanglah dengan Barend, aku akan menunjukkan tempatnya" Dirla mengangguk dan langsung menatap Barend seakan memohon. "Iya Dirla, aku akan nganterin kamu kesana. Jangan pasang wajah seperti itu" Barend terlihat salting melihat wajah Dirla yang sedikit memohon, menurutnya Dirla terlihat sangat imut. "Sayang, bisa kita pulang sekarang? Karna aku ada janji sama klien".
KAMU SEDANG MEMBACA
Forbidden Love
Romance{COMPLETED} WARNING. Follow dulu ya, biar bacanya enak dan ga ada hambatan. #1 WcaIndonesia. - 20/4/19 Rasa cinta ini membuat seorang Keynanta bingung, seharusnya cinta ini gak boleh terjadi. Dia mencintai saudara perempuannya sendiri. Dia gila? Y...
