FL.55

303 11 2
                                        

"Hooaamm,,,," Dirla baru saja bangun dan membuka matanya, saat melihat kearah Darrel, dia sedikit terkejut mendapati Barend tidur di samping Darrel. "Bar, Barend,,, kamu ngapain tidur disini?" Barend memeluk Dirla yang ada di sebrangnya dan Darrel diantara mereka. "Aku ngantuk, keluarga kamu datang jam dua dini hari dan para wanita tidur di kamar aku. Jadi aku ngungsi di kamar kamu deh".

Dirla membulatkan matanya dan mendorong Barend hingga jatuh dari atas kasur. "Kenapa kamu ga bangunin aku" Dirla langsung bergegas bangun dan mengambil pakaian untuk mandi, tapi tertahan karna tangannya di pegang Barend. "Apa dia mirip Darrel? Kalau di lihat, hanya hidung kamu yang nurun ke Darrel. Kamu ga merindukan dia saat melihat Darrel?" Dirla menepis tangan Barend dan menatap tak suka kearahnya. "Ah,, sepertinya aku membuat singa bangun, aku akan bawa Darrel ke kamarnya" Barend menggendong Darrel.

"Mandi yang bersih, bau iler" teriak Barend sebelum keluar kamar Dirla. Saat dia melewati ruang tamu, dia melihat Key dengan laptop di hadapannya, sepertinya dia sedang mengerjakan pekerjaannya. "Apa Dirla sudah bangun?" tanya Key, yang kini tatapan matanya mengarah ke Barend dan Darrel. "Dia sedang mandi, mungkin sebentar lagi keluar" Barend melanjutkan jalannya, tapi lagi-lagi terhenti. "Bisa bicara sebentar?" Barend memutar arah dan duduk di sofa dengan Darrel yang berada di pangkuannya. "Tanyakan apapun yang kamu mau tau".

"Bagaimana Dirla selama ini?" Pertanyaan yang sudah di tebak Barend. Diapun mulai menjawab seperti dia menjelaskan ke Kendranata, karna pertanyaan mereka sama. Setelah Barend menjawabnya, Key hanya menaikkan ujung bibir. "Jangan bahas Davian kalau kalian ingin Dirla berada di dekat kalian. Mungkin Davian sama berartinya bagi kalian, tapi kalian juga harus mengerti keadaan Dirla". Barend berjalan meninggalkan Key.

Moodnya sudah tidak baik untuk melanjutkan kerja, dari dulu dia selalu mengaku, kalau dialah yang paling tau tentang Dirla. Tapi salah, dia tak tau apa-apa tentang kakaknya, selama ini Dirla benar-benar memakai topeng dengan sangat rapih sampai merekapun tak tau yang sebenarnya.

                         ➰➰➰

Liana sengaja datang ke tempat kerja Conor karna ingin memberikan bekal makanan untuk suaminya. "Kok kamu disini sayang?" tanya Conor yang berjalan menghampiri Liana. "Ini buat kamu, oya sayang. Kalau Dirla itu anak dari keluarga Kendranata Sakha Arkan, berarti dia itu istri dari pengusaha ternama di London. Nih kamu liat foto mereka" Liana memamerkan foto kebersamaan Davian dan Dirla yang dia cari di gugal. Ekspresi Conor sedikit terkejut melihatnya.

 Ekspresi Conor sedikit terkejut melihatnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Forbidden Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang