{COMPLETED}
WARNING.
Follow dulu ya, biar bacanya enak dan ga ada hambatan.
#1 WcaIndonesia. - 20/4/19
Rasa cinta ini membuat seorang Keynanta bingung, seharusnya cinta ini gak boleh terjadi. Dia mencintai saudara perempuannya sendiri. Dia gila? Y...
Davian memijat kepalanya yang terasa sangat sakit, dia sudah mencari Dirla di London tapi dia tidak menemukannya. "Dav,," Sean baru saja datang dan memberikan hasil penerbangan. "Dirla pergi ke Indonesia" ucapan Sean membuat Davian sedikit ada peluang untuk menemukan istrinya. "Aku akan menghubungi Rolan dan anak buah aku di Indonesia, siapkan keberangkatan secepatnya Sean" ujar Ken yang kebetulan berada disana. "Tapi, Dirla ga hanya pergi ke Indonesia, dia juga pergi ke beberapa Negara, dia pergi ke Korea, Jepang, Turki, Singapure, LA dan Rusia. Dia memanipulasi keberangkatan".
"Kamu sudah mengecek CCTV bandara?" Sean menggelengkan kepalanya. "Pihak bandara melarang kita melihat CCTV dan mungkin saja cctv untuk hari ini sudah di hapus. Dirla benar-benar tidak meninggalkan jejak sama sekali, bahkan dia meninggalkan semua kartu kreditnya di dalam mobil" Davian kembali memijat keningnya, Dirla melakukan itu semua dengan sangat rapih dan hati-hati. "Sebar semua anak buah kamu di Negara itu, aku akan kebandara untuk melihat cctv". Davian bangun dan langsung menuju keluar, dia tidak bisa terus berdiam diri di rumahnya.
"Ini sudah malam Dav, lebih baik kamu istirahat dan kembali mencari Dirla besok" cegah Ken, karna Davian terus mencari Dirla tanpa istirahat. Bahkan dia mengabaikan dirinya sendiri, dia tidak makan sama sekali. "Bagaimana aku bisa istirahat di saat istri aku tidak ada di dekatku? Yang aku butuhin itu Dirla, dia segalanya buat aku, jadi aku akan menemukan dia secepatnya" Davian langsung berjalan dengan cepat menuju mobilnya.
"Terus jaga Davian, dan suruh dia makan dalam perjalanan menuju bandara, sekarang sudah hampir tengah malam dan dia belum makan dari siang" Ken mengkhawatirkan keadaan Davian, bagaimanapun juga Ken sudah menganggap Davian sebagai anaknya. "Baik Mr.Arkan" Seanpun ikut pergi menyusul Davian ke bandara. Fikirannya saat ini hanya ingin menemukan istri dan anaknya, dia tidak tau hidupnya akan seperti apa tanpa istri dan anaknya.
Ken ikut keluar dari ruang kerja Davian dan mendudukkan dirinya di shofa, terdapat Natha disana yang sedang menghubungi seluruh keluarganya untuk ikut mencari keberadaan Dirla. "Om Ken, tadi Sean nitipin ini ke aku, katanya dia menemukan ini di dalam mobil beserta semua kartu kredit" Niko memberikan amplop coklat ke Kendranata, dia memang tadi sempat berpapasan dengan Sean, Ken mulai membuka amplop itu dan melihat isinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Terdapat foto disana, foto natal pertama kali mereka menjadi sebuah keluarga. Foto yang sangat di banggakan oleh Dirla karna hari itu dia dapat merasakan kasih sayang kedua orang tua lagi. "Ada tulisan di belakangnya" ujar Niko yang duduk di hadapan Ken dan Kenpun mulai membalik selembaran foto itu. "Ini keluargaku, aku bahagia punya orang tua lagi. Bukan bermaksud aku tidak bahagia punya mamah dan papah, tapi mereka pernah membuat hatiku sakit, tapi tenang, luka itu sudah di obati oleh ayah dan bunda. Love you, Dirla akan selalu jadi putri kecil yang dapat kalian banggakan-Dirla,6tahun".
Terdapat tulisan anak kecil, terlihat jelas kalau itu tulisan saat Dirla masih sangat kecil. "Bunda juga bahagia memiliki kamu sayang, kamu dimana Dirla" tangis Natha pecah sambil memeluk foto yang ada di amplop. Kenpun memeluk Natha dan menghapus air matanya. "Aku tau kamu sedih banget, kita akan menemukan Dirla segera. Kamu harus istirahat ya, Niko tolong anterin tante kamu ke kamar" Niko mengangguk dan mengantar Natha ke kamar, meninggalkan Ken seorang diri di ruang tamu.