Untuk sampai pada titik yang sebenarnya, Tuhan bilang bertemulah lagi, buat kisahlah lagi, tapi untuk akhir, jangan tanya padanya. Ini waktu untuk memperbaiki kesalahan dan kesengajaan masa lalu.
Tidak ada teori bahwa 'Mencintai harus memiliki', ta...
You can close if you scare But i know you still wanna read :)
Am i right?
So, okay.
Don't forget to sound on!
HAPPY READING!!
* * *
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sorot mata dalam Valeryn membuat Leon terenyuh dalam beberapa detik. Membuat kesadaran manusia normal ciptaan tuhan-nya hilang perlahan sejalan dengan percikan air yang sengaja dibunyikan wanita tanpa busana itu.
Leon kalut.
Ia masih belum bisa berpikir jernih. Valeryn saat ini membuatnya gila. Tadi, Leon kaget bahkan hampir mencekik diri sendiri ketika melihat seorang wanita berpakaian dress putih dengan rambut terurai berantakan menutupi wajahnya yang kusam, berlari tak terarah tanpa alas kaki di setapak jalan.
Saat itu Leon memang sedang mencarinya. Bergerak sendiri tanpa bantuan polisi atau pengawal. Menyusuri setiap sudut kota Los Angels bahkan nyaris ingin menyalahkan presiden atas menghilangnya salah satu warga Amerika.
Leon hampir menyerah.
Rasanya ... Percuma.
Lalu tatapan Leon jatuh pada wanita itu di saat Leon benar-benar ingin menendang atau menghancurkan sesuatu. Valeryn langsung memeluknya. Dia menangis kencang dalam dekapan Leon. Lama. Sangat lama.
Karena Leon tidak suka banyak orang memperhatikan dan berbisik-bisik tidak baik tentang Valeryn, Leon langsung menggendongnya ala brytal dan membawanya pulang.
Dennyal Williams ...
Apa dia sadar apa yang telah terjadi pada adiknya?
Dia gila?
Satu minggu penyiksaan itu terjadi.
Valeryn nyaris mati.
Bahkan Leon tidak menyangka wanita itu bisa menyelamatkan dirinya sendiri dan berlari setelah hampir satu minggu berlalu.