Untuk sampai pada titik yang sebenarnya, Tuhan bilang bertemulah lagi, buat kisahlah lagi, tapi untuk akhir, jangan tanya padanya. Ini waktu untuk memperbaiki kesalahan dan kesengajaan masa lalu.
Tidak ada teori bahwa 'Mencintai harus memiliki', ta...
Selamat malam gurl (: Boleh komen dulu umur kalian sekarang? Penting buat konten PROTECT ke depannya
HAPPY READING!!
****
Pagi ini Valeryn kembali bekerja seperti biasa. Ngomong-ngomong nama restorannya 'Chicken wings'. Tak lupa Gabriel dan Claude, Valeryn ikut sertakan. Mereka biasa naik taksi. Valeryn belum mampu beli motor. Ia tidak suka cicil atau utang. Mungkin dua bulan ke depan tabungannya cukup beli motor.
Sibuk menunggu taksi, tiba-tiba dua buah mobil sedan hitam berhenti di depan ketiganya. Valeryn pikir cuman mau belok, ternyata benar-benar berhenti. Seorang lelaki berjas rapi dan berotot kekar turun. Dia terlihat menakutkan dengan kacamata hitam serta silau dari kepala botaknya.
"Silahkan masuk. "
Valeryn diam. Hingga saat ia berbalik Gabriel dan Claude tidak ada. Valeryn panik. Lelaki berotot itu berucap kembali, "Silahkan masuk Mrs. Zevaro, " Dan ternyata Gabriel dan Claude dibawa masuk ke mobil kedua.
"Apa-apaan ini?! Keluarkan anak-anakku! "
"Ini telepon dari Mr. Nathaleon, " sang bodyguard menampilkan layar video call dari ipadnya. Terpampang lah wajah lelaki gila itu Adhan Nathaleon Zevaro. Valeryn memejamkan matanya kesal sambil berusaha menahan amarah.
"Jangan lupa bekerja. "
"Aku bekerja di restoran ayam! "
"Kau sudah dipecat. "
"Hah?! "
"Ke sini dan jalankan tugasmu. "
"Kau gila?! Bagaimana bisa aku dipecat?! " Valeryn merogoh ponselnya dan mencoba menelepon pemilik chicken wow. Tapi tidak diangkat, malah mengirim pesan singkat berisi 'maaf'.
"Cepatlah! Aku ada pertemuan dua jam lagi. "
"Sialan. "
"Jangan takut soal gaji. Berapapun akan kuberikan. "
"You jerk!! "
Leon tersenyum miring, "Kemari atau little twins tak kembali. "
Yang benar saja, mobil yang membawa Gabriel dan Claude pergi begitu saja. Valeryn shok setengah mati. Menatap wajah 'sok' Leon itu dan melempar ipad di depannya lalu Valeryn injak-injak sampai tak bernyawa. Sang bodyguard kaget of course. Valeryn langsung masuk mobil dan membanting keras pintu. Mereka pun melaju pergi menuju Zvro's Group New Yeork.
****
Di depan ruang Presdir Valeryn berdiri. Mencengkeram kuat roknya dan perlahan menghela napas. Sumpah demi Tuhan Valeryn akan merobek-robek mulut orang itu dan memasukan higheels rusak ini ke dalam mulutnya. Setelah itu Valeryn kembali membawa pulang Gabriel dan Claude. Valeryn yakin hanya itu yang harus Valeryn lakukan sekarang.
Sepertinya Tuhan sedang bermain-main. Sekali saja buat hidup Valeryn tentram. Tak apa susah, yang penting bersama little twins. Valeryn masih mampu bekerja full time. Tapi biarkan anak-anaknya bersamanya. Oh lord ... Kenapa dunia ini kecil sekali? Kalau buat perpisahan maka berpisah saja. Kenapa harus bertemu kembali?!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.