Untuk sampai pada titik yang sebenarnya, Tuhan bilang bertemulah lagi, buat kisahlah lagi, tapi untuk akhir, jangan tanya padanya. Ini waktu untuk memperbaiki kesalahan dan kesengajaan masa lalu.
Tidak ada teori bahwa 'Mencintai harus memiliki', ta...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Zevaro's Airport Washington D. C, Amerika Serikat.
10.30
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Leon kau benar-benar mengajakku bergelut!"
Leon membuka kacamata hitam yang sedari tadi bertender pada hidung mancungnya. Menatap sang istri yang kini terlihat sangat emosi, "Please Sweet Vee."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kenapa? Ada yang tau kenapa? Dari pagi-pagi sekali Valeryn sudah cerocos tidak jelas? Leon mengajak Rehan, Valen, Anjas, Kevin plus pacar Rehan dan Kevin. Mereka rombongan masuk ke pesawat Leon sebelum Valeryn dan Leon sampai. Makanya Valeryn turun kembali dan marah-marah. Ketika masuk tadi yang dia dapat malah sekumpulan makhluk astral.
"Jangan gila ini honeymoon pertama kita setelah berbulan-bulan menikah, Nathaleon Zevaro!!"
Leon menghela napas sabar. Menyuruh Kirana dan Janeta bergegas masuk membawa barang-barang mereka. Valeryn yang berdiri di tangga terpaksa turun. Padahal semua sudah siap. Tinggal keberangkatan tiga puluh menit lagi. Sebenarnya Leon sendiri yang mengendarai pesawat tapi Valeryn menentang habis-habisan. Mereka baru saja bertengkar dua hari yang lalu. Hanya karena masalah menyewa pilot terbaik.
Ya ya ya, tidak masuk akal. Tapi apa boleh buat? Wanita selalu benar.
"Aku kalah mabar dengan mereka. Taruhannya sudah ini."