Bagian 18|| Revan Sakit

696 55 0
                                        

Now playying

Fool_Ken (ost. Legend of the Blue Sea)

🦄🦄🦄

Alan_Algibran

Smile everyday

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Smile everyday

3 komentar

Avishaa_ tumben poto

Alan_Algibran @Avishaa_ itu pas latian PKS

AnyaNikmala cie cie

🦄🦄🦄

Avisha kembali melewati lorong kelas sepuluh, itu yang sering  ia lakukan jika sedang merindukan Alano, bahkan itu sudah menjadi rutinitas ketika berangkat ke sekolah.

Hari ini ia tak mengenakan hoddie seperti biasanya, ia hanya mengenakan cardigan rajut warna pink yang dibelikan oleh Mamanya.

Sampai, Avisha melirik kedalam kelas Alano, matanya meneliti disetiap pojok kelas, namun tidak ada Alano di dalam kelas hanya ada pasang mata para adik kelas yang menatap bingung kearahnya.

Avisha berhenti meneliti kelas Alano, ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal kemudian ia melangkah untuk menuju kelas.

"Kak, kakak cari Alano?"

Seketika langkah Avisha terhenti, ia membalikan tubuhnya dan menatap segerombolan adik kelas yang duduk di kursi panjang depan kelas.

Avisha mencoba mengingat sesuatu, ia memperhatikan satu per satu wajah yang tengah menatapnya, dapat. Mereka adalah segerombolan adik kelas yang pernah menggunjingnya, ia sangat mengingat betul apalagi kini Rara duduk di tengah-tengah antara mereka.

Avisha mendekat meski ia sedikit khawatir akan kembali di labrak oleh mereka, tapi sepertinya mereka sedikit ramah tidak seperti kemarin-kemarin, "kenapa?"

"Alano tugas kak, dia jadi pemimpin upacara," ucap Rara

Avisha membulatkan mulutnya, dan ber-oh ria, "makasih ya"

Avisha membalikkan tubuhnya untuk melangkah menuju kelas, namun langkahnya kembali terhenti saat salah satu adik kelas kembali memanggilnya, "kak!"

"Kenapa?"

"Aku mau daftar basket masih bisa kan?" tanya salah satu diantara mereka, yang bahkan Avisha tak mengenalnya.

"Masih, tapi Pak Eri nggak nglatih dari awal, jadi kalian harus bisa menyesuaikan."

"Iya kak bisa kok pasti," jawab perempuan berambut pendek

"Eh emang lo suka basket ya? Bukannya setau gue lo anti banget olahraga?" kini pertanyaan itu terlontar dari mulut Rara pada teman di sampingnya yang rambutnya tergerai dan memakai pita jepit.

Persahabatan [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang