38 | Break Her

352 52 50
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Menonton All The Boys I've Loved Before hanya membuat Zella, Nola, Tania dan Lexa jerit-jerit nggak karuan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Menonton All The Boys I've Loved Before hanya membuat Zella, Nola, Tania dan Lexa jerit-jerit nggak karuan. Maklum, sih, ya. Anak remaja. Pasti kayak gitu.

Ngomong-ngomong, sekarang sudah jam lima sore dan hampir tiga jam Zella berada di rumah Tania. Rumah Tania jauh banget dari sekolah. Selain itu juga searah dengan rumah Nual.

Tadi, begitu tiba di rumah Tania yang homie banget itu, mereka langsung menikmati makan siang yang telah disediakan oleh asisten rumah tangga Tania dan berlanjut movie time.

Serulah pokoknya.

"Pengen jadi Laraaaa," ujar Tania sambil menangkup kedua pipinya sendiri yang panas akibat perlakuan manis Peter kepada Lara di film itu.

"Tapi sayang ga ada boyfie, ya, Tan," ledek Nola sambil tertawa.

"Cariin dong makanya," sahut Tania.

"Alah, lo berdua dari zaman orok sampe sekarang nyari cowok ga dapet-dapet trus." komen Lexa.

"Kayak Zella tuh. Baru masuk udah deket sama dua cowok sekaligus. Idola di Saint Frances lagi." imbuhnya.

Entah itu sindiran atau bukan, yang jelas Zella biasa aja dikatai seperti itu.

"Iya, nih. Bagi-bagi resep dong, Zel," celetuk Tania.

SATURNTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang