11. Orang Misterius.

601 90 3
                                        

BIASAKAN VOTE DULU SEBELUM MEMBACA.






"Metha.." Vanilla memanggil Metha.

Metha mendongak.

"Dari mana aja Lo? Gue cariin di kantin kok gak ada?" Tanya Metha.

"Tadi ada urusan sebentar.." jawab Vanilla. "Emangnya ada apa?"

"Gue mau curhat..!" Seru Metha, matanya berbinar.

"Curhat? Curhat apaan?"

"Gue suka sama cowo.." jelas Metha.

"Zean? Kalo itu kan Lo udah pernah cerita.."

Metha menggeleng. "Enggak, bukan dia.. gue udah gak deket lagi sama dia.."

"Hah?! Seriusan..?" Vanilla tidak percaya.

"Dia.. dia mau fokus belajar dulu katanya, karna orang tuanya mau nguliahin dia di luar negri.."

"Syukur deh, gue bangga sama Lo, bisa move on secepat ini.." ujar Vanilla. "Emangnya Lo sekarang lagi suka sama siapa..?"

"Tebak ya, dia ganteng, pinter, baik, ramah, dan suka makan popcorn.." ucap Metha.

"Mana gue tau Met, kenal aja enggak.."

Metha tertawa. "Oke-oke, namanya-"

"Lagi ngobrol apaan nih?" Arthur tiba-tiba datang dan duduk disamping Metha.

"Cuma ngobrol biasa.." jawab Metha.

"Oiya, nilai kerja kelompok kita paling bagus diantara yang lain, tadi Bu Siska ngasih tau gue.."

"Ini semua berkat Lo Thur, Lo yang paling banyak bekerja.." ujar Vanilla.

"Lo juga kok.."

"Em, gue ke kantin dulu ya, aus nih.." pamit Metha.

Vanilla dan Arthur mengangguk.

"Btw, maaf ya.. si Rey sempet ngribetin kita waktu kerja kelompok.." ucap Vanilla.

"Gak pa-pa, lagian kenapa Lo yang minta maaf..?"

"Kan Rey kesitu gara-gara gue.. maaf ya.."

"Iya, btw nanti malem Lo sibuk gak?" Tanya Arthur.

Vanilla menggeleng.

"Kita ke Pasar malem yuk..?"

"Boleh, udah lama gue gak liat pasar malem.."

"HELLOOOO IM BACK!!" Teriak Rey.

"Eh, Lo.. huss.. husss.." Rey memberi kode ke Arthur agar pergi.

Arthur pun berdiri, ia berniat meninggalkan Vanilla dan Rey.

"Enggak!" Vanilla menarik lengan Arthur. "Lo disini aja.."

"Gue mau ngomong sama Lo Mell, empat mata.. gue jelasin sekali lagi ya, EM-PAT MA-TA!" Ujar Rey.

"Gapapa Van, Lo bicara dulu aja sama si Rey.." jawab Arthur, setelah itu dia pergi keluar kelas.

"Mau Lo apaan si ha?!" Tanya Vanilla.

"Nanti malem ke Mall yuk, kita belanja-belanja.."

"Gak! Gue gak mau.."

"Loh, kenapa?"

"Gue gak suka nghamburin duit, gue tau Lo kaya, tapi itu bukan berarti Lo bisa foya-foya.."

Vanilla pergi meninggalkan Rey.

*****

Pulang sekolah.

Marshmellow {END}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang