23-Aomine Daiki

2.8K 308 41
                                        

*warn dulu sebelum baca, typo lo ya

Setelah menyelesaikan ujian tes akademis Seirin berlatih seperti biasa. Rasa lelah semuanya terbayarkan dengan menang dari dua Raja dan posisi di Inter-High aman.

Sayangnya Kagami harus beristirahat dulu dan tidak bermain basket untuk sementara. Lompatan super yang digunakannya terlalu membebani lututnya, jadi Riko melarangnya. [Name] pun ikut kena getahnya, itu juga karena idenya dulu jadi dia bertanggung jawab pada Kagami.

“Sial, aku juga mau latihan” keluh Kagami. Dia memutar bola basket di ujung jarinya saking bosannya.

“Kau tidak boleh berlatih dulu Taiga. Apa kau mau aku dimarahi habis-habisan oleh Riko senpai” omel [Name] yang mengawasi jalannya pertandingan latihan.

“Benar sekali, kakimu belum sebuh total” timpal Riko di sebelah kiri [Name].

Kuroko mengoper pass.

Nice pass!” seru anggota Seirin.

“Auf!” gonggong Nigou. Kagami terlonjak, keringat dingin muncul didahinya.

Hyuga melakukan shoot dan masuk ke ring.

Nice shoot!” seru anggota Seirin.

“Auf!” gonggong Nigou lagi.

Semua orang menoleh pada Nigou dengan senyum lebar, kecuali Kagami tentu saja. Dia memasang antara wajah takut dan panik.

“Nigou, kau tahu cara bermain basket, ya?” tanya Hyuga.

“Auf!” balas Nigou. Dia tidak berhenti menggoyang-goyangkan ekornya karena senang.

“Anjing yang pintar, ya?” ucap Koganei.

“Dia juga sangat imut. Kemarilah Nigou” ucap [Name] merentangkan keduaa tangannya pada Nigou. Gadis itu juga berjongkok agar memudahkan Nigou berlari padanya.

Tanpa di minta Nigou segera berjalan menuju [Name] dan langsung di peluk erat oleh gadis itu. Kagami yang berada di samping [Name] langsung kabur dengan tidak elitnya.

Nee Taiga, bukahkan Nigou lucu?” tanya [Name] menunjukkan Nigou pada Kagami.

Semua orang segera melihat Kagami yang lemas kehilangan tenaganya. Dia merangkak ke arah pintu dan tangannya gemetaran mencoba meraih knop pintu.

“Setakut itu dengan anjing?” tanya Riko heran.

“Begitulah” jawab Kagami lemas. Akhirnya tangannya memegang knop pintu.

“Haah... jika Taiga tidak takut aku pasti sudah membawa Nigou pulang ke apartemen” keluh [Name] mengelus kepala Nigou yang lembut.

Riko mengendikkan bahunya, Kuroko mendekati [Name] dan meminjam Nigou. Perlahan dia mendekati Kagami yang berusaha berdiri, sudut matanya pun sudah mengeluarkan air mata.

“Kagami-kun...” panggil Kuroko. Kagami pun menoleh padanya. “Jangan bilang begitu” ucap Kuroko dengan wajah memelas sama dengan Nigou yang ada ditangannya.

“Jangan menatapku dengan mata yang serupa!” teriak Kagami jengkel.

“Jangan menatapku dengan mata yang serupa!” teriak Kagami jengkel

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Everything About Us [KnB]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang