48-Rematch with Shuutoku (3)

1.1K 191 13
                                        

*warn, typo...

Kuroko menganggukkan kepalanya, “Ha’i, aku mengerti. Serahkan padaku” balas Kuroko.

Kuroko mentoskan tangannya dengan Mitobe cukup keras sebelum dia berjalan masuk ke dalam lapangan. Midorima hanya melirik Kuroko yang sudah berwajah serius, sebelum pandangannya beralih pada [Name] yang masih berdiri dilapangan.

“Kuroko, apa kau siap?” tanya Hyuga.

“Ya” jawab Kuroko menganggukkan kepalanya.

“Tentu saja siap” sahut Kagami mendorong punggung Kuroko hingga membuat empunya terjungkal ke depan. Kagami tersenyum lebar. “Kau pasti bisa membuat mereka takut, kan? Aku yakin [Name] juga sudah mengatakan sesuatu padamu saat belum masuk, kan?” tanyanya.

“Ya, tentu saja” jawab Kuroko tersenyum tipis pada Kagami.

“Mereka memasukkan dia sekarang? Aku kira mis-apalah itu tidak bekerja lagi” ucap Miyagi pada Kimura.

“Mereka ternyata tidak terlalu bersungguh-sungguh, ya?” tanya Kimura balik menaikkan sebelah alisnya.

“Apa pun alasannya, justru kebalikannya nanodayo” jawab Midorima sambil menaikkan kacamatanya. “Dia tidak mungkin masuk ke lapangan tanpa rencana apa pun nanodayo. [Name] tidak akan berdiam diri saja melihat itu, pasti dia sudah memiliki suatu rencana nanodayo” jelas Midorima serius.

Saat ini papan skor masih menunjukan 68-76 masih dengan Shuutoku yang memimpin. Hyuga yang memegang segera mengopernya pada Izuki. Kuroko segera di jaga oleh Takao dengan ketat.

“Seperti biasa, Takao selalu menjaga ketat Kuroko” ucap Koganei sedikit cemas.

“Tapi sekarang dia tidak bisa dihentikan” ujar Riko sambil melipat kedua tangan didadanya percaya diri. “Dia sudah mengebangkan tehnik ini untuk mengalahkan Kiseki no Sedai. Bukankah kau juga membantunya menyempurnakan tehnik ini [Name]-chan?” tanya Riko melirik [Name].

[Name] melebarkan senyumnya dan menggaruk kepalanya sedikit canggung. “Aku hanya membantunya sedikit Riko senpai. Tetsuya sendiri yang menyempurnakannya” ujarnya.

Riko terkekeh mendengar jawaban [Name]. “Yah, tapi itu juga tidak lepas dari bantuanmu juga [Name]-chan. Kau juga membisikkan rencana yang kau siapkan padanya kan?” ucap Riko lagi. [Name] hanya terkekeh sebagai jawaban. “Yah, apapun itu tunjukkan kepada kami kemampuanmu” ucap Riko lagi menatap Kuroko.

“Seirin mengendurkan tempo serangan-ssu” ucap Kise yang menatap di bangku penonton.

“Jika mereka menyerang dengan terburu-buru setelah mengeluarkan kartu andalan, mereka akan bernar-benar kehilangan kendali dalam pertandingan ini. [Name]—chan pasti juga sudah memikirkannya” ucap Satsuki serius.

Izuki berlari mendribble bola, Miyagi segera berhenti didepannya. Izuki segera memunggunginya dan mengoper bola pada Hyuga yang berada di belakang. Hyuga segera menangkap operan Izuki, Kimura berlari dengan cepat dan berusaha menghalangi Hyuga. Tapi terlambat Hyuga segera melempar bola pada Kiyoshi yang berada di dekat ring Shuutoku, Otsubo segera menjaganya.

Dalam diam Kuroko mulai bergerak, dia mencoba melewati penjagaan Takao yang mulai mengikutinya juga. Kagami segera bergerak dan menscreen Takao, menghalanginya menyusul Kuroko. Takao yang melirik dari celah segera melebarkan mata ke arah mana Kuroko berlari, dia menuju Midorima.

Everything About Us [KnB]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang