*warn dulu, typo di mana-mana
Di akademi Touou, anggota basket sedang beristirahat setelah melakukan latihan seperti biasa. Sakurai membuka kotak makannya, langsung terpampang bento imut. Di atas nasinya ada daging berbentuk beruang, sosis gurita, telur gulung dan salad.
“Ittadakimasu!” ucap Sakurai tesenyum lebar. Cara duduknya pun terbilang sopan.
Semua anggota tim Touou lainnya pun melihat Sakurai yang mulai lahap memakan bentonya.
“Bekalmu imut juga, ya?” ucap Wakamatsu mulai mengintip isi kotak makan Sakurai.
“Eh?” tanya Sakurai bingung.
“Apa tidak tertukar dengan punya adikmu?” tanya Wakamatsu lagi melirik Sakurai.
“Ah, maaf. Tapi, karena aku yang membuatnya sendiri, jadi kurasa tidak mungkin” jawab Sakurai santai. Tangannya tidak berhenti memakan bekalnya.
“Kau yang membuatnya sendiri?!” seru tidak percaya.
“Oh, kelihatannya enak” ucap Aomine yang muncul entah dari mana dari belakang Sakurai. Tangannya terulur dari belakang meraih sosis gurita dan memakannya. “Hei!” sapanya pada Wakamatsu. Aomine duduk berjongkok di samping Sakurai.
“Ke mana saja kau ini?” tanya Wakamtsu geram pada Aomine yang baru datang dengan santainya. “Kau tidak boleh bolos latihan tanpa alasan! Siang ini kau akan latihan, kan?” omelnya.
Aomine terkekeh mendengar omelan Wakamatsu. “Ya nggak lah” jawabnya dengan senyum lebar. “Eh, enak juga, nih. Meskipun tidak seenak buatan [Name], berikan sisanya buatku” ucapnya lagi mengambil sosis gurita yang tersisa.
“Eh, tapi ini...” ucap Sakurai ragu.
“Hah?” tanya Aomine balik.
“Sumimasen, silahkan!” jawab Sakurai. Tanpa ragu Aomine merangkul Sakurai dan mengambil sosis gurita yang tersisa.
Wakamatsu mulai geram dengan sikap Aomine yang seenaknya. “Jangan dikasih, Sakurai!” teriak Wakamatsu.
Aomine yang awalnya tersenyum, langsung terdiam dan menatap Wakamtsu datar. “Berisik. Asal ada alasan, aku boleh bolos latihan, kan?” ujarnya setengah hati.
Semua anggota Akademi Touou terdiam dan mendengarkan Aomine.
“Katanya kalau aku ketahuan membawa album foto Horikita Mai-chan ke sekolah, nanti albumnya bakal di sita” ucap Aomine serius seraya menunjukkan album yang disebutkannya. “Jadi aku datang cuma buat ngambil ini” lanjutnya lagi tersenyum lebar.
Aomine langsung melompat turun sambil menenteng majalahnya. “Kalau begitu, aku pulang. Kalian semua, latihan yang bener ya...” ucap Aomine melambaikan tangannya dan berjalan pulang.
“Tunggu dulu, Aomine!” teriak Wakamatsu. Dia berlari turun dan mencengkran kerah kaos Aomine. “Sudah cukup! Kalau kusuruh latihan, ya latihan” teriaknya.
“Karena aku senang bertemu lagi dengan gadisku. Untuk kali ini, kau akan kumaafkan. Jadi, lepaskan” ucap Aomine datar. Tidak lupa dia menyipitkan mata, melirik tangan Wakamatsu yang masih mencengkram kaosnya.
Wakamatsu yang ingin meneriaki Aomine lagi terdiam. Tanpa perasaan dan basa-basi lagi Aomine menendang perut Wakamatsu dengan lututnya cukup keras. Membuat Wakamastu melepas cengkramannya, dia berlutut dan memegang perutnya.
“Aomine!” seru Imayoshi selaku kapten tim basket Akademi Touou.
“Dia sudah kuperingatkan” jawab Aomine berjalan melewati Wakamatsu yang masih merintih menahan sakit di perutnya. “‘Latihan, latihan’ jangan membuatku tertawa” ucapnya meletakkan majalahnya di lantai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything About Us [KnB]
Action[Name] akan pindah ke Amerika karena pekerjaan orang tuanya. Dia berniat pamit kepada para sahabatnya setelah pertandingan dan membuat kenangan indah bersama. Sampai akhirnya [Name] dikecewakan dengan sikap teman-temannya saat pertandingan. Dia meni...
![Everything About Us [KnB]](https://img.wattpad.com/cover/250810497-64-k956146.jpg)