*warnnya, hampir kelupaan. Typo guys...
Midorima menatap Kagami dan Kuroko, begitu pula sebaliknya. [Name] yang menyadari Midorima menatap ke arah mereka tersenyum lebar dan melambaikan tangan padanya. Midorima tersenyum kecil penuh arti.
Seirin menuju ke ruang gantinya dan beristirahat sebelum pertanding melawan Shuutoku nanti.
"Segera pakai jaket sebelum tubuh kalian kedinginan!" seru Riko tegas. "Jangan lupa lakukan stretching! Selain itu, minum asam amino untuk memulihkan tenaga! Jangan lupa untuk memakan yang mengandung kalori" serunya lagi.
Para pemain Seirin segera melakukan perintah pelatih mereka itu. Riko sendiri berjongkok di depan Hyuga memijat kaki kapten itu.
"Aku akan memijat kaki kalian, jadi lepaskan sepatu kalian!" seru Riko lagi dengan tangannya tidak berhenti memijat kaki Hyuga. "Bagaimana rasanya?" tanya Riko pada Hyuga.
"Terima kasih. Bohong kalau aku bilang jadi tidak lelah, tapi dengan ini, aku pasti bisa bertahan sampai pertandingan berikutnya" jawab Hyuga tersenyum lebar.
"[Name]-chan, kau bisa membantuku?" tanya Riko. Tapi tidak ada sahutan dari manager Seirin itu. "[Name]-chan?" panggil Riko lagi menolehkan kepalanya.
Koganei yang sedang memakan pisang pun ikut menoleh ke [Name] yang sekarang tertidur pulas berbantalkan bahu Kagami. Disamping [Name] Kagami pun juga tertidur lelap.
"Dasar. Hei, Kagami! [Name]-chan! Kalian ini, Kagami kalau kau tidur tubuhmu bisa kram tahu!" seru Riko menarik perhatian Kuroko yang mengenakan jaketnya.
"Sudah, biarkan saja" ucap Hyuga tersenyum kecil. Mendengar Hyuga Riko memandangnya tidak setuju.
"Jarang-jarang Kagami bisa tidur setelah pertandingan selesai. Kudengar [Name]-chan juga tidak tidur dua hari, dia sibuk memutar DVD berulang kali untuk analisanya" sahut Izuki setelah menghabiskan asam amino miliknya. Mitobe bahkan mengangguk setuju dengan ucapan Hyuga dan Izuki.
"Mungkin ini karena dia mendapat empat foul, ya? Dan dari tadi [Name]-chan juga sudah menahan emosinya kan? Padahal mereka tidak perlu terlalu memikirkannya" tanya Koganei.
"Justru Koga yang digantikan di quarter terakhir, malah bersikap biasa saja, ya? Aku sampai kaget, [Name]-chan salto menghindarimu tadi" sindir Tsuchida. Menghentikan Koganei yang mengambil pisang lagi.
"Mungkin mereka merasa bertanggung jawab dengan caranya sendiri. Selain itu, daripada di bilang tidur Kagami terlihat seperti sedang menyimpan segenap tenaga yang dia miliki untuk pertandingan berikutnya" ucap Hyuga.
"Maaf. Aku ke toilet sebentar" ucap Kuroko yang meminta izin pada Koganei.
"Ah, aku juga ikut" sahut Koganei.
Sebelum Kuroko keluar dia menyampirkan handuk bersih di paha [Name], menutupi bagian tubuh bawah gadis itu agar dia tidak kedinginan.
Di waktu yang sama di toilet, Takao sedang asik mencuci tangannya. Kuroko berjalan masuk dan Takao memanggil dan meliriknya dari pantulan kaca. Membuat Kuroko sendiri sedikit terkejut, bahkan Koganei melihat bingung.
"Yo" sapanya dengan senyum lebar.
"Doumo" balas Kuroko datar.
"Oh, ada senpai juga? Kalian ke toilet bersama? Apa [Name]-chan tidak ikut juga? Aku ingin menggodanya" ucapnya santai. "Untuk pertandingan berikutnya, mohon bantuannya, ya!" serunya pergi meninggalkan Kuroko dan Koganei yang masih bingung.
"E-eh, iya..." jawab Koganei sedikit terbata.
[Name] terbangun menggosok matanya pelan, dia melirik jam. Lima belas lagi sebelum pertandingan, [Name] menguap kecil. [Name] bahkan tersenyum kecil menyadari handuk kecil dipahanya, dia tahu siapa yang meletakkannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything About Us [KnB]
Acţiune[Name] akan pindah ke Amerika karena pekerjaan orang tuanya. Dia berniat pamit kepada para sahabatnya setelah pertandingan dan membuat kenangan indah bersama. Sampai akhirnya [Name] dikecewakan dengan sikap teman-temannya saat pertandingan. Dia meni...
![Everything About Us [KnB]](https://img.wattpad.com/cover/250810497-64-k956146.jpg)