*warn, typo guys...
Chapter ini tidak ada hubungannya dengan animenya, author sudah berusaha membuat scene yabg agak mellow... tapi ntahlah, semoga ceritanya mengena di hati
[Name] bangun pagi-pagi sekali, dia langsung berlari disekitaran apartemennya. Kagami? dia masih tidur, badannya masih sakit sehabis bermain melawan Kirisaki Dai Ichi kemarin. Karena terlalu bosan, gadis itu memutuskan untuk berlari. Yah, paling tidak untuk menenangkan rasa kesalnya kemarin.
Hampir ada satu jam [Name] berlari, matahari juga mulai menampakkan dirinya. [Name] berlari kecil menuju mesin penjual otomatis dan membeli sebotol Poccari dan menegaknya hingga habis. Tenggorokannya sudah sangat kering dan tubuhnya penuh keringat. Dia harus segera mengganti semua ion-nya yang hilang sebelum nanti jatuh kekurangan cairan.
[Name] berjalan kembali ke apartemennya, begitu dia menginjakkan kaki ke dalam ponsel yang sengaja dia tinggal berbunyi nyaring. Gadis itu menaikkan sebelah alisnya dan melirik jam yang masih menunjukkan pukul 6 pagi.
“Siapa yang telfon pagi-pagi begini” ucapnya lirih. Dia segera berjalan ke ruang santai di mana ponselnya tergeletak manis di meja. Dia melihat layar ponselnya, ‘Aki-nii’ itu yang tertulis. Tanpa basa-basi [Name] mengangkat panggilan dari kakaknya itu.
“Moshi, moshi Aki-nii? Ini masih sangat pagi, kenapa menelfonku?” tanya [Name] sedikit dingin. Dia masih marah Akihiro pulang ke Amerika tanpa memberitahunya.
“[Name], kenapa kau terdengar kesal begitu?” tanya Akihiro balik sedikit panik.
“Yah, terima kasih untuk seseorang yang datang dan pergi seenaknya” jawab [Name] sambil mendengus.
“Ah, maafkan kakak. Ada urusan mendadak makanya kakak kembali terburu-buru, lain kali kakak traktir makanan kesukaanmu. Hadiah bisa memukulku balik latihan di tempat kakek” ucap Akihiro terkekeh geli.
“Masih kurang, aku masih marah padamu Aki-nii” ucap [Name] menahan tawanya.
“Baiklah, baiklah... kakak belikan apa pun yang kau mau” balas Akihiro mengalah. Dia tersenyum simpul mendengar [Name] yang merajuk, terlihat sangat imut.
“Yatta! Arigatou, Aki-nii” balas [Name] tersenyum lebar.
“Ah, ngomong-ngomong selamat tim-mu lolos Winter Cup” ucap Akihiro.
“Arigatou” balas [Name] tersenyum lebar. Dia berjalan menuju kulkas dan membukanya lebar. Matanya fokus mengecek bahan makanan yang akan digunakannya untuk sarapan nanti.
“Ah, bagaimana dengan mereka?” tanya Akihiro tiba-tiba.
[Name] mengerutkan keningnya dan menghentikan kegiatannya. “Mereka? Siapa yang Aki-nii maksud?” tanyanya.
“Mereka, mantan anggota tim-mu di SMP dulu. Apa sebutannya? Kuso no Sedai” jawab Akihiro.
“Yang benar Kiseki no Sedai. Tumben sekali Aki-nii menanyakan mereka, biasanya kau tidak mau membicarakan atau menyebut mereka. Aki-nii, apa kau menyembunyikan sesuatu dariku? Kau bertingkah aneh” ucap [Name] penuh antisipasi.
“Yah... bisa di bilang aku sedikit penasaran. Aku selalu melihat mereka saat bertemu denganmu, membuatku kesal saja” jawab Akihiro berdalih. “Jadi, bagaimana? Mereka lolos?” tanyanya lagi.
“Ya, mereka lolos. Kami akan bertemu di Winter Cup nanti” jawab [Name] sambil menganggukkan kepalanya.
“Souka... ini akan semakin menarik kan, [Name]?” tanya Akihiro.
“Ha’i, ini akan semakin menarik. Aku tidak sabar Seirin melawan mereka semua” jawab [Name] menganggukkan kepalanya.
“Berjuanglah, aku tahu kau bisa melakukannya. Jangan lupa minum obatmu teratur, jaga kesehatanmu. Dalam waktu dekat kakak akan ke sana lagi” ucap Akihiro.
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything About Us [KnB]
Action[Name] akan pindah ke Amerika karena pekerjaan orang tuanya. Dia berniat pamit kepada para sahabatnya setelah pertandingan dan membuat kenangan indah bersama. Sampai akhirnya [Name] dikecewakan dengan sikap teman-temannya saat pertandingan. Dia meni...
![Everything About Us [KnB]](https://img.wattpad.com/cover/250810497-64-k956146.jpg)