45-The Storm Is Coming

1.8K 223 34
                                        

*warn, typo guys

Riko menutup matanya dan membukanya lagi menatap pemain Seirin dengan kombinasi baru.

“Pertandingan Kualifikasi Winter Cup antara SMA Seirin dan SMA Josei dimulai. Hormat” seru wasit lantang.

Yoroshiku Onegaishimasu” seru para pemain lantang.

Narumi dari SMA Josei terisak menahan tangisnya, para pemain Seirin melebarkan mata menatapnya. Kecuali Kuroko sih, yang memang terlihat datar. Narumi langsung berjalan dengan gontai penuh aura abu-abu.

“Ada apa, Narumi?” tanya seorang pemain Josei.

“Kau jahat, Kapten” jawab Narumi murung. “Kenapa kau berkata seperti itu?”

“Apa?” tanya pemain yang ternyata Kapten SMA Josei.

“Perempuan. Kau bilang jika pelatih mereka adalah perempuan. Mereka juga mempunyai seorang manajer. Aku kira mereka memiliki sesuatu yang besar dan bergoyang-goyang” jelas Narumi menggerakkan kedua tangannya seolah meremas sesuatu. “Mereka tidak seksi sama sekali!” serunya lantang menunjuk Riko dan [Name].

“Si manajer memang lebih manis dan punya-nya lebih besar sedikit dari pelatihnya. Tapi itu masih kurang! Kembalikan semangatku!” seru Narumi lagi pasrah.

Semua pemain Seirin langsung membeku di tempat mendengar ucapan Narumi. Begitu juga para pemain Seirin di bench melirik ke arah Riko dan [Name] bersamaan. Di lantai atas Akihiro yang juga mendengar ucapan Narumi tersenyum lebar. Dia segera meremat pinggiran tembok hingga hancur, perempatan besar sudah muncul diwajahnya.

Kedua gadis itu hanya diam, sebelum akhirnya mereka berdua tersenyum lebar. Mata [Name] sudah berkilat tajam dan suhu disekitarnya turun beberapa derajat, papan LJK-nya sudah terbelah menjadi dua entah sejak kapan. Sementara Riko memberikan isyarat pada pemain Seirin seperti menggorok lehernya dan menunjukkan jempolnya kebawah. Riko memelototi mereka dengan garangnya.

Para pemain dilapangan melirik kedua gadis itu, bahkan aura mengancam Akihiro dari lantai dua tidak bisa mereka abaikan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Para pemain dilapangan melirik kedua gadis itu, bahkan aura mengancam Akihiro dari lantai dua tidak bisa mereka abaikan. Mereka bergidik ngeri seolah mengerti maksud mereka.

Pertandingan akhirnya dimulai, wasit melemparkan bola ke atas. Hyuga berhasil mendapatkan bola terlebih dahulu, dia langsung menepisnya pada Kagami. dia berlari mendribble bolanya, dua pemain Josei segera menghadangnya. Kagami menghentikan langkahnya dan mengoper bola pada Izuki.

Izuki juga langsung mengoper bola pada Hyuga dan kembali di oper pada Kagami lagi. Dua pemain Josei tidak membiarkan Kagami lolos dari penjagaan.

“Jangan bawa bolanya terlalu lama, Kagami!” seru Izuki mengingatkan.

“Aku tahu!” balas Kagami.

Karena meleng sebentar pemain Josei berhasil menepis bola hingga terlepas dari tangan Kagami. dan bola memantul keluar lapangan.

Everything About Us [KnB]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang