*warn, typo lo ya...
Harasawa memikirkan strategi yang akan digunakan, Aomine yang melakukan empat foul sudah cukup menekan Touou.
"Aomine mempunyai empat foul secara keseluruhan, quarter keempat jujur saja akan berat. Tapi kami masih membutuhkanmu di lapangan selama mungkin" ucap Harasawa. Sakurai dan Imayoshi menatap Aomine yang hanya terdiam. "Rubah formasi sedikit dan bekerja sama dalam offense dan defense-"
"Hal kecil ini tidak akan masalah" potong Aomine. Tidak ada seringai khas miliknya, hanya wajah serius dan aura yang terus menguar darinya. "Berikan semua bola di quarter terakhir padaku. Aku akan menghancurkan mereka"
"Chotto!" protes Satsuki tidak setuju.
"Teme! Yang benar saja, jaga egomu!" geram Wakamatsu.
Imayoshi mengangkat tangan kirinya menghentikan Wakamatsu yang akan kehilangan emosi. "Biarkan dia melakukan yang dia inginkan" ucapnya dengan tenang.
"Kapten!" protes Wakamatsu.
"Kami bisa mengatasi sisa dari timnya, tapi hanya sata yang bisa mengatasi Kise dalam kondisi saat ini hanya Aomine. Antara kita menghadapinya atau dia keluar dari lapangan, sekali dia hilang adalah game over" jelas Imayoshi. "Sekalipun jika kau mencoba menghadapinya dan hancur, itu tidak menjadi masalah"
"Yang harus kita lakukan saat ini adalah bersiap dengan kemungkinan terburuk. Jika menang, kita adalah pahlawan. Jika kalah, kita adalah pecundang. Apapun jalannya, itulah ceritanya" lanjutnya lagi.
Kise mengatur nafasnya yang memburu, dia mengambil nafas dalam dan menghembuskannya.
"Kau baik-baik saja?" tanya Moriyama.
"Ya, aku baik-baik saja-ssu" balas Kise.
"Bahkan jika Aomine dikeluarkan dari lapangan, kita masih membutuhkanmu untuk mengejar. Jika kau tidak berdiri sampai akhir, kita akan dalam masalah" ucap Moriyama lagi.
"Tidak masalah" balas Kise menyeringai lebar dengan wajah lelah. "Kau mungkin tidak mempercayaiku, tapi aku akan berusaha sampai akhir"
"Aku tahu, kau bo-bodoh" ucap Hayakawa menunjuk Kise dengan perempatan di wajahnya.
"Jangan berisik" ucap Moriyama sweatdrop.
"Kau selalu melakukan melakukan hal seperti itu!" omel Hayakawa pada Kise.
"Aku percaya padamu. Selalu" ucap Moriyama lirih sambil tersenyum tipis. Dia langsung berdiri dan bersiap.
"Kau naif..." ucap Kasamatsu.
Mata Kise melebar, dia tersenyum mendengar ucapan anggota timnya dan ikut berdiri juga. [Name] juga ikut tersenyum melihat Aomine dan Kise yang bisa dipercaya oleh anggota timnya. Meski Aomine tidak merasakannya, tapi gadis itu yakin Aomine bisa berubah.
"Quarter keempat akan dimulai" ucap komentator dengan mic.
"Touou tidak menggangti pemain mereka" ucap Hyuga menegrutkan keningnya.
"Semuanya akan kalah jika mereka mempunyai empat foul. Apa mereka akan baik-baik saja?" timpal Izuki.
Bola melambung tinggi, Aomine segera melompat dan menangkap bola. Dia berlari mendribble bolanya, dia melewati Moriyama dan Hayakawa dalam sekali gerakan. Kise langsung menghadang didepannya, aomine terus bergerak maju. Kise yang terkejut menarik baju belakang Aomine sedikit menariknya menghadapinya.
Aomine bergerak cepat, Kise juga mengikutinya. Aomine melompat tinggi bersiap untuk melempar bola ke ring, Kise juga ikut melompat tinggi. Aomine menjatuhkan tubuhnya ke belakang dan melemparkan bolanya dan masuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything About Us [KnB]
Aksi[Name] akan pindah ke Amerika karena pekerjaan orang tuanya. Dia berniat pamit kepada para sahabatnya setelah pertandingan dan membuat kenangan indah bersama. Sampai akhirnya [Name] dikecewakan dengan sikap teman-temannya saat pertandingan. Dia meni...
![Everything About Us [KnB]](https://img.wattpad.com/cover/250810497-64-k956146.jpg)