*warning dulu guys, typo ya...
Kemarin hari yang cukup melelahkan bagi anggota tim basket Seirin. Melawan Kaijou benar-benar menguras habis tenaga mereka. Belum lagi harus menghadapi Kise, salah seorang Kiseki no Sedai.
Di kelas 1-B, [Name] mencatat dan memperhatikan penjelasan sensei yang mengajar saat ini. Didepannya Kagami tertidur pulas dan dibelakangnya ada Kuroko yang juga tertidur menyangga dagunya. Sensei yang menyadari Kagami tertidur berjalan mendekat ke bangku lelaki bersurai merah gelap itu seraya menjelaskan pelajaran.
Tiba-tiba saja tangan Kagami terangkat tinggi dan jatuh menepuk kepala sensei yang sedikit botak di bagian atas. Suara tepukan terdengar keras hingga seluruh kelas, membuat semua murid menatap ke arah Kagami dan sensei.
Melihat itu di depan mata, [Name] langsung menutupi mulutnya dengan tangan. Wajah gadis itu memerah menahan tawanya, hingga tubuhnya bergetar kecil.
“Hah?” ucap Kagami pelan. Dia mulai membuka matanya perlahan.
“Jangan ‘hah’ padaku” ucap sensei.
Mendengar suara sensei mata Kagami melebar, dia terdiam kaku di tempat. Dan tangan Kagami masih setia di atas kepala sensei mencengkramnya erat tanpa ada niat melepaskan seolah kepala sensei yang botak adalah bola basketn
“Berani-beraninya kau tidur di tengah pelajaranku, ya? Temui bapak di ruang guru nanti” lanjut sensei dengan tubuh gemetaran menahan marah.
“Eh?!” seru Kagami. Dia langsung melepaskan tangannya dari kepala sensei dengan cepat, membuat beberapa helai rambut sensei berantakan.
Mata dan mulut Kagami berkedut, dia mendengar kekehan [Name] masuk ke indera pendengarannya. Akhirnya Kagami menoleh ke belakang dan menatap gadis itu dengan garang. Tapi [Name] menghiraukan tatapan menusuk Kagami dan kembali memperhatikan pelajaran. Meski sesekali [Name] berusaha menahan tawanya sendiri mengingat kejadian barusan.
Kagami melirik di belakang [Name], dia melihat Kuroko tidur dengan tenang tanpa dimarahi oleh sensei dan dibiarkan saja. Kagami yang melihat itu ingin mengumpat dan memukul kepala Kuroko.
Kejadian di kelas 1-B juga di alami oleh para senpai yang kemarin bermain saat latih tanding. Mereka tidak fokus dengan pelajaran dan mengantuk, terlihat jelas sekali wajah mereka sangat lelah.
Bahkan sang kapten, Hyuga menguap lebar dan mencoba membuka matanya selama pelajaran. Riko yang sekelas dengan Hyuga menyadari hal ini. Dia tenggelam dalam pikirannya dan mencatat sesuatu di catatannya.
‘Sepertinya yang di bilang [Name]-chan saat latih tanding benar. Melawan tim unggulan apalagi Kiseki no Sedai menguras banyak stamina. Sepertinya harus meningkatkan latihan stamina’ batin Riko penuh resolusi.
“Benar juga, itu hari ini, kan?” gumam Riko sambil mengetuk pelan bibirnya dengan pensil.
Segera saja Riko mengirim pesan pada [Name] secara sembunyi-sembunyi, setelah pesan terkirim Riko tersenyum lebar.
Ponsel [Name] bergetar dan dia membukanya di bawah meja secara sembunyi-sembunyi.
To : [Name]-chan
From : Riko senpai
[Name]-chan, istirahat siang nanti kumpulkan anggota kelas satu ya. Beritahu mereka aku menunggu di depan ruang kelasku.
Segera [Name] membalas pesan dari senpainya itu.
To : Riko senpai
From : [Name]-chan
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything About Us [KnB]
Action[Name] akan pindah ke Amerika karena pekerjaan orang tuanya. Dia berniat pamit kepada para sahabatnya setelah pertandingan dan membuat kenangan indah bersama. Sampai akhirnya [Name] dikecewakan dengan sikap teman-temannya saat pertandingan. Dia meni...
![Everything About Us [KnB]](https://img.wattpad.com/cover/250810497-64-k956146.jpg)