14. di kepung

36.5K 2.2K 156
                                        

"Cinta seperti penyair berdarah dingin yang pandai menorehkan luka. Rindu seperti sajak sederhana yang tak ada matinya"




"Lia jawab, siapa yang buat kamu kayak gini?" tanya Farel dengan nada membentak

"Lia gak bisa hiks"

Farel mengengkram bahu Lia "Lia jangan sampai aku buat kasar ke kamu"

"hiks hiks jangan udah cukup" ucap Lia dengan air mata terus menetes dan kepala menunduk

"oke kalo kamu gak mau kasih tau, aku bisa cari tau sendiri" ucap Farel lalu beranjak pergi dari sana tanpa mengobati luka goresan di paha Lia terlebih dahulu

Lia meremas rok putihnya yang sudah bercampur darah. Lia takut, Lia gak mau kasih tau Farel karena Lia gak mau Farel kenapa napa. Lia sangat tau siapa Leo, dulu Leo pernah bunuh teman cowok Lia yang sudah berani peluk Lia di depan mata Leo. Pas itu umur Lia masih sepuluhan tahun tapi sudah melihat betapa sadis Leo membunuh temannya

Tiba tiba Lia merasa cemas seketika. Lia juga tersenyum lebar sekarang setelah menangis

"hihihi Lia emang jahat sama kak Farel" ucap Lia bagai orang gila

"arghhhh"

Sekarang Lia menjambak kuat rambutnya sendiri. Kepalanya sakit, Lia menutup mata karena terus melihat bayang bayang keluarganya menyiksa dirinya. Semuanya terlihat nyata, hidung Lia kini kembali mengeluarkan darah

"arghhhhh sakit"

Mata Lia melihat bayang bayang Leo yang tersenyum miring ke padanya. Sangat menyeramkan bagi Lia

"pergi kak, hiks pergi. LIA BILANG PERGI"

Lia melepaskan jambakan nya dan sekarang Lia menutup wajahnya dengan kedua tangannya

"jangan Lia mohon, jangan kak"

Biarpun Lia sudah menutup matanya tapi Lia tetap merasakan Leo mendekat ke arah nya

"Lia moh......" belum sempat melanjutkan ucapan nya Lia sudah pingsan

Semua yang Lia lihat memang bukan kenyataan karena semua itu haya halusinasi Lia karena terlalu takut kepada Leo dan di tambah dengan kekerasan yang Lia dapat sejak kecil membuat Lia mendapatkan trauma

...

Sedangkan di sisi lain? Leo sedang memandang komputer di depannya. Leo tersenyum melihat Lia ketakutan, yah Leo akan membuat Lia tidak berdaya dengan memanfaatkan trauma nya. Ini memang terlihat jahat tapi semua yang Leo lakukan hanyalah karena cintanya kepada Lia yang bisa di bilang obsesi

Selama lima tahun kuliah di luar negeri membuat Leo tersiksa karena harus berjauhan dengan gadis kecilnya. Leo juga tidak bisa menghukum Lia saat Lia melanggar aturan yang Leo buat sungguh membuat Leo ingin cepat cepat pulang dan mengurung gadis nakal nya

Memang Leo sengaja tidak langsung mengambil Lia karena Leo mempunyai cara agar Lia tidak akan berani kepadanya lagi. Tentunya Leo akan memanfaatkan Farel. Leo juga tau Lia sudah menaruh hati pada bocah ingusan itu

"liat pertunjukan yang akan aku tunjukkan ke kamu baby"

Semuanya sudah Leo rencanakan dengan sangat sangat rapi hingga akan sangat berdampak ke pada Lia. Sungguh rasanya Leo ingin mempercepat waktu agar bisa melihat Lia ketakutan lalu Lia memilih diam dan di saat itu Leo akan mengontrol semua kegiatan Lia

Trauma yang Lia alami akan mempercepat keinginan Leo supaya Lia tunduk kepadanya. Merantai kaki Lia agar tidak akan pergi dari Leo adalah keinginan Leo sejak dulu. Ahh Leo sangat menanti saat itu

don't hurt Lia (end) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang