"Jatuh cinta adalah hal yang indah. Tapi cinta bisa membuatmu jatuh kapan saja"
Leo sedang memangku Lia yang tertidur di pelukannya. Sebenarnya Leo bilang tidak usah karna takut trauma Lia kambuh lagi tapi Lia memaksa dan bilang kalo sudah baik baik saja
Lia tau saat awal mata Leo memancarkan kesedihan dan penyesalan. Lia tak tega dan memilih menyingkirkan rasa takutnya untuk Leo. Biar bagimana pun Leo kakaknya yang paling Lia sayang
Leo mengusap rambut Lia yang tertidur. Leo membayangkan bagaimana jika nanti Lia menikah dengan pria lain. Baru membayangkan saja sudah membuat Leo hampir saja mau meneteskan air matanya
"menikah dengan ku saja baby, baby tau kan bagaimana aku sangat mencintai baby"
Leo menundukkan kepalanya lalu mengecup bibir mungil Lia "aku bisa mati bila baby menikah dengan laki laki lain"
Lia yang terusik menggerakkan badannya tak nyaman yang membuat Leo menepuk punggung Lia pelan agar Lia kembali tenang. Senyum di bibirnya Leo mengembang saat Lia kembali tenang
"aku sangat mencintai kamu baby, cepat lah sembuh. Aku akan membunuh Farel lalu menikahi mu dan menjadikan mu nyonya Leonel" ucap tegas Leo
Leo tersenyum tipis lalu mengecup kembali bibir Lia, kening Lia dan kedua pipi Lia. Tidak lupa menghirup aroma wangi di daerah leher Lia
...
Rafa, Arfa, Aska dan Sara masih di pemakaman Ela. Rafa yang memeluk Sara yang menangis
Aska yang mau memukul Rafa di tahan oleh Arfa karna hari ini hari kematian Ela yang seharusnya jangan ada membuat keributan atau mengganggu ketenangan Ela
Arfa menghapus sudut matanya yang mau mengeluarkan air matanya lagi "Arfa janji bakal cari Lia dan mohon ke Lia buat maafin ibu"
Aska berdiri dan melihat ke arah makam ibunya. Setelah ayahnya sekarang ibunya, entah nanti siapa lagi. Aska rasa ini adalah karma karena ayahnya dan ibunya membuat Lia menderita. Aska hanya berharap semoga tidak berlaku untuk dirinya
"kak Rafa, perut Sara sakit"
"kita pulang ya" ucap Rafa yang di anggukan oleh Sara "kita pulang dulu" lanjutnya tapi tidak di hiraukan oleh Arfa dan Aska
Aska menepuk bahu Arfa yang berada di sebelahnya "kita harus cari Lia secepatnya"
Arfa menoleh lalu mengangguk "tapi di mana?"
Aska terdiam sebentar hingga akhirnya Aska baru ingat kalo dirinya mempunyai teman yang bisa melacak seseorang
"gue punya teman yang bisa melacak dan gue harap dia juga bisa cari kebenaran Lia"
Arfa menoleh "gue bahkan udah sewa orang buat cari Lia tapi sampai sekarang belum ada kabar"
Aska menepuk bahu Arfa "gue juga sebenarnya capek dan gak mau cari Lia lagi tapi ini demi ibu"
Arfa berdiri dan melangkahkan kakinya pergi. Di ikuti oleh Aska belakangnya
...
Lia duduk terdiam di kursi tentunya masih dengan tangan yang di infus. Lia hanya memikirkan cara agar Leo bisa mengerti bahwa Lia mencintai Farel dan berharap agar bisa menikah dengan Farel
KAMU SEDANG MEMBACA
don't hurt Lia (end)
Mistero / Thriller"lo itu cuma milik gue Lia, cuma gue, gak ada yang boleh ambil lo dari gue" tekan Farel "sakit kak" lirih Lia dengan mata berkaca kaca "bilang kalo lo cuma milik David Farel Bramasta" ucap Farel lalu menjambak lebih kuat rambut Lia hingga membuat...
