BAB 11 - Permintaan Pertama

1.6K 248 53
                                        

Hollaa
Salam sayang dulu deh wkwk
Vote dulu sebelum membaca yap❤️

Love buat yang udah vote ataupun belum ❤️
VOTE VOTE AND VOTE

Happy Reading ❤️
Happy Birthday ❤️
Have a nice day ❤️

ENJOY YOUR LIFE
BOOM!!!
.
.
.

Maura kini memangku sebuah kotak kecil yang berisi sebuah gelang, Maura memasukkan kotak tersebut kedalam paperbag. Mata Maura menatap Alka yang kini mengemudikan mobilnya dengan fokus, kali ini Maura tak tau kemana tujuan Alka selanjutnya.

"Maura" panggil Alka

"Hmm?"

"Gue minta permintaan pertama gue hari ini" ucap Alka tiba-tiba membuat Maura gugup.

"Apa?"

"Temenin gue ke acara ulang tahunnya Tessa, itu permintaan pertama gue" jawab Alka dan Maura menghela napasnya lega.

"Cuma temenin aja kan? Tapi, Tessa kan tau gue anak magang di Wijaya gimana?" tanya Maura

"Iya gue cuma minta temenin, ya gak masalah gue bebas mau ngajak siapapun" jawab Alka

"Ketauan banget lo jomblonya kelamaan, sama gak punya banyak temen" ucap Maura dengan tawanya.

"Kurang ajar ya lo" jawab Alka sinis.

"Ya lo anterin gue pulang dulu, gue harus ganti dress bego!" ucap Maura

"Gue yang atur semua kebutuhan lo, tugas lo cuma nemenin gue doang biar gue gak sendirian" ucap Alka

"Ya udah oke, gue temenin santai aja. Lumayan juga gue numpang makan" ucap Maura membuat Alka terkekeh

"Thanks btw, Ra. Tapi, inget lo gak boleh minum alkohol dan lo gak boleh sebut dari Home Groups!" ucap Alka tajam

"Eh gue bersih ya gak pernah minum alkohol" jawab Maura

"Bagus deh" ucap Alka sambil tersenyum

"Lo pasti pernah?" tanya Maura ragu

"Sering sebenernya" jujur Alka membuat Maura terkejut.

"Dasar tolol nih CEO!" maki Maura to the point dan Alka hanya cengengesan.

"Gue cuma minum alkohol wajar bukan narkoba, Ra" ucap Alka

"Ya jangan sampe lah!" jawab Maura cepat lalu Alka tersenyum tipis.

Alka melajukan mobilnya menuju sebuah hotel membuat Maura bersemangat seolah ia akan berjalan-jalan begitu puas hari ini.

"Sabar tungguin gue" cegah Alka saat melihat Maura yang hendak membuka pintu mobilnya.

"Lo kelamaan!" ucap Maura langsung turun dari mobil

"Asik dandan di hotel nih gue" ucap Maura dengan mata yang berbinar

"Gue udah nyuruh orang buat ngatur semua perlengkapan lo" ucap Alka

"Asik, kapan lagi gue ngabisin duit lo yakan" ucap Maura dengan santainya lalu berlari memasuki hotel membuat Alka geleng-geleng.

"Lo kalo sama gue di luar kantor kayak anak kecil sumpah" ucap Alka menarik tangan Maura agar melangkah perlahan.

"Kan gue kayak bunglon, tergantung situasi dan kondisi sikapnya" jawab Maura

MAKATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang