27: Yuki

49 12 0
                                        

💎Happy Reading💎

💎🔮💎

Alea membelalak kaget menatap Sehun tidak percaya. Sehun mengenal Davian? Yang benar saja?.

"Sehun siapa lo sebenarnya?"

"Gue? Gue ya Sehun" jawab cowok dingin itu enteng.

Alea memicing curiga, "bagaimana lo bisa tau kalau Davian pacar gue?!" Berang cewek itu marah. Dia merasakan ada hal aneh yang menyelimuti teman sekelasnya ini.

Wajah Sehun tetap datar. Dia tidak terpancing oleh emosi yang menampak di wajah berparas bule milik cewek dihadapannya.

"Gue sebenarnya gak terlalu kenal Davian tapi gue kenal kakaknya"

Deg

Jantung Alea berdegup kencang. Jika Sehun mengenal Devan, itu artinya mungkin Sehun bisa jadi kartu As yang memecahkan segala macam teori kasus itu yang kerap kali memenuhi isi pikirannya.

Selama Alea mengenal Davian. Davian tidak pernah menyinggung apa pun soal keluarganya. Yang pernah ia bilang hanyalah dia mempunyai seorang kakak laki-laki, setelah itu dia tidak lagi membahas kehidupan pribadinya. Berkat kecerdikan Jenny, Alea jadi selangkah lebih maju mengetahui siapa sosok lawan yang akan ia hadapi. Informasi awal yang ia tau adalah ayah Davian adalah seorang penjual organ gelap sedangkan ibu Davian telah meninggal sejak usia Davian menginjak 10 tahun.

Selanjutnya informasi kedua adalah Devan, kakaknya Davian, seorang pengangguran, tidak jelas apa yang dilakukan oleh cowok itu namun Devan tercatat putus sekolah saat sedang duduk di bangku 2 SMP. Alasan putus sekolah karena dia sempat menyiksa teman sekelasnya hingga temannya itu terbaring di rumah sakit sampai pada akhirnya Devan diskors oleh pihak sekolah selama 2 minggu. Namun hingga masa skorsing telah usai, Devan tidak kembali ke sekolah dan memutuskan untuk putus sekolah. Kegiatan sehari-hari yang dilakukan cowok itu pun tidak diketahui.

Informasi ketiga adalah Davian menyewa sebuah kamar kost-an kecil dan bekerja paruh waktu. Kemungkinan, Davian meninggalkan keluarganya dan memutuskan untuk menjalani kehidupannya secara mandiri saat cowok itu masih berusia 15 tahun. Tepat setelah Davian pergi, Ayahnya Davian dikonfirmasi bunuh diri dengan tali terikat di lampu gantung.

Alea sudah mengenal Davian sejak SD. Namun saat SMP, mereka berdua berbeda sekolah dan kembali di pertemukan di SMA.

Lamunan Alea terbuyarkan oleh Sehun yang berulang kali mengayunkan telapak tangannya di hadapan sepasang mata heterochromia milik cewek bule itu.

"Lo orangnya demen bengong ye" Sehun duduk diatas rerumputan dan telapak tangan cowok itu dengan iseng mencabut rumput tersebut.

Alea ikutan pula duduk bersila disamping Sehun yang asyik memainkan rumput, "Lo kenal sama Devan?"

"Kenal" Sehun mengangguk, "dia pernah ceritain tentang adiknya dan lo juga"

"Terus? Bagaimana lo bisa tau gue pacaran sama Davian? Apalagi gue jadian di hari yang bersamaan dengan kasus perumahan itu terjadi" Alea menerka-nerka bahwa kemungkinan Sehun mengetahui apa saja yang diketahui Arkan. Karena mereka berdua sahabat dekat.

"Ternyata lo punya kisah cinta yang miris ya" ujar Sehun terdengar prihatin namun ekspresi yang ditunjukkan oleh cowok itu tidak demikian, "gue kira Davian udah nembak lo sebelum kejadian naas itu karena gue sempat ketemu Davian, dia kelihatan berencana buat nembak lo sebelumnya"

Cewek berkulit putih pucat itu terdiam sesaat. Hatinya lagi-lagi kembali remuk jika sudah membahas tentang Davian.

Sehun kembali bersuara mengisi keheningan di sekitarnya, "Yah dari gelagat lo, sepertinya lo masih belum tau kabar pacar lo sekarang. Berarti pertanyaan gue tidak terjawab dong ya" cowok berparas dingin itu hendak bangkit berdiri karena tujuan cowok itu menyeret Alea kesini untuk menanyakan keberadaan Davian namun karena Alea seperti tidak tau menahu, Sehun rasa berduaan dengan Alea disini sedari tadi hanya membuang waktu saja.

EPIPHANY| Jeon Jungkook {On-Going}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang