25: Love Yourself

54 15 0
                                        

💎Happy Reading💎

💎🔮💎

Cahyo dan Ghibran menelusuri setiap jajanan yang dijajakan oleh deretan pedagang kaki lima di pinggiran jalanan raya besar.

Berkat ide cemerlang Cahyo menyusup ke sebuah pintu tersembunyi yang ada di dalam salah satu kios dagangan di kantin sekolahannya. Pintu rahasia itu ada di balik kulkas sehingga keberadaan pintu itu tidak diketahui oleh banyak pihak termasuk Ghibran. Untung, Cahyo dekat dengan pemilik kios itu hingga hanya perlu menyogok sedikit uang saja alhasil mereka kabur lewat pintu itu tanpa perlu menerobos banyak satpam yang berjaga di sekitar gerbang atau manjat pagar sekolah menjulang tinggi yang mustahil untuk dipanjatnya.

Pintu rahasia itu menembus ke jalanan sempit dimana di ujung jalan itu terdapat jalanan raya besar dilalui banyak kendaraan berlalu lalang.

Pada akhirnya mereka berdua bersinggah ke kumpulan pedagang kaki lima yang disinggahi beberapa pembeli juga.

Cahyo, si tukang rakus menyeruput kuah mie ayam dengan mengangkat ujung mangkok tersebut ke hadapan mulutnya. Alhasil disekitar sudut bibirnya tertinggal sisa-sisa minyak kekuningan.

Ghibran yang melihatnya menatap Cahyo jijik dan mengangkat salah satu sudut bibirnya, "lo udah kayak orang gak makan 3 bulan aja njir sampe belepotan gitu" cowok itu mengambil sekotak tissu didekatnya dan menaruhnya dekat Cahyo, "noh lap sono"

Cahyo menarik tissu gulung yang disediakan dan memutus ujungnya. Dia mengelap bibirnya yang basah karena minyak.

Terlintas ide jahil hinggap di pikiran Cahyo untuk melakukan tindakan jahil terhadap tissu yang dipakainya namun niatnya diurungkan karena omelan ala emak-emak dari Ghibran.

"Bekas tissu lo jangan ditaruh lagi di kotaknya njir" omel Ghibran, "jorok amat"

"Iya dah serah" Cahyo membuang tissu itu sembarang arah karena niat jahilnya telah terungkap oleh temannya itu.

Cahyo mengintip mangkok mie ayam milik Ghibran yang masih terisi banyak, "lo makan lama banget njir"

"Lo yang makan terlalu cepat njir udah kayak Flash"

"Butuh jasa habisin makanan gak? Gue dengan senang hati dan ikhlas lapang dada memberikan jasa itu"

"Enggak!" Tolak Ghibran mentah-mentah karena pasti Cahyo akan menghabiskan mie ayamnya, "sono lo jauh-jauh"

"Yeu pelit" delik Cahyo, mata membola cowok itu mengamati setiap jajanan yang ada namun pandangannya tertuju pada stand yang menjual takoyaki di atas motor, "ghib gue beli takoyaki dulu ya" pamit cowok itu ke Ghibran yang sedang menyantap makanannya.

"Hemmm" balas gumam Ghibran dengan mulut yang sedang mengunyah halus isi di dalam mulutnya.

Cowok itu melirik mangkok ayam jago merah yang berisi penuh daun bawang yang disediakan di atas meja lalu menuangkan dua sendok daun bawang ke dalam mangkok mie ayamnya. Lanjut dia memakan dengan khidmat.

Netra Ghibran melihat berbagai macam stand yang menjual berbagai macam makanan dan minuman aneka rasa namun tatapannya tertuju pada seorang ibu-ibu berambut keriting warna hitam serta topi kerucut yang tinggi menjulang warna biru dongker dan motif bintang memenuhi tiap sudut topinya.

Berbeda dari yang lain, di atas stand milik ibu itu terdapat sebuah bola kaca krystal. Sedangkan ibu itu sendiri sibuk membagi-bagikan brosur ke orang-orang yang lewat namun reaksi kebanyakan orang disana mengabaikan ibu itu dan membuang brosur yang diberikannya. Dengan muka pasrah, ibu itu memungut kembali brosur yang dibuang jatuh di dekatnya.

EPIPHANY| Jeon Jungkook {On-Going}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang