💎Happy Reading💎
💎🔮💎
"Aku turut berduka"
Jenny memiringkan sisi tubuhnya ke samping. Ia membelai lembut pipi Ghibran yang tertidur disebelahnya.
"Gapapa" sahut Ghibran dengan mata sedikit terpejam, "aku merasa sedih untuk menghadiri pemakaman mereka"
"Gak perlu terburu-buru" ujar Jenny menenangkan hati Ghibran yang gundah, "kamu bisa menghadirinya lain waktu disaat kamu udah ikhlas merelakan kepergian mereka"
"Terlalu kelamaan, habis ini aku akan ke makam dan mungkin juga disana aku bakalan jadi sasaran target interogasi polisi"
"Uhm ya itu sih terserah kamu" Jenny melempar senyum lalu memeluk dada bidang milik Ghibran.
"Yeah"
"Omong-omong, kamu ada waktu senggang gak malam ini?"
Ghibran berpikir sejenak, "malam ini? Entahlah. Mungkin nanti malam, aku bakalan kerja di kafe"
"Cuti untuk malam ini aja emang gak boleh? Coba kamu negosiasi sama kak Satya"
"Gak tau bakalan diizinin atau kaga. Soalnya kemarin aku sempat menghilang di tengah-tengah kerjaan untuk datang ke tkp"
"Hm gitu. Yaudah bila sempat lagi aja"
"Emang ada apa sih?"
"Gak ada apa-apa. Aku cuma ingin mengajakmu ke suatu tempat dimana kamu bisa merasakan bahagia"
Jenny menyikap selimut tebal yang menyelimutinya. Dengan tubuh toplesnya, ia memungut pakaian miliknya yang berserakan di atas lantai dan mengenakannya kembali.
Ghibran menggigit bibir bawah sambil memperhatikan Jenny yang tengah mengenakan pakaian. Pagi ini adalah pagi dimana dia dan Jenny melakukan aktivitas seksual yang mereka coba pertama kali. Seharusnya aktivitas tersebut tidak pantas dianjurkan untuk remaja seusia mereka sebelum menikah.
Tak sengaja, maniknya melirik ke sebuah jepitan karakter Cooky Bt21 warna pink pastel tergeletak di atas selimut.
"Jen"
Jenny menoleh ke Ghibran sebentar, menunggu cowok itu berbicara.
Ghibran memberikan jepitan yang ia temukan, "ini punyamu"
"Makasih" Jenny mengambil jepitan kesayangannya dan menjepitkannya di atas helaian rambut.
Ghibran menimbang-nimbang sebentar lalu akhirnya ia membuat keputusan bulat, "by the way, aku akan berusaha untuk menyempatkan waktu malam ini" ucapnya berubah pikiran.
Cup
Sekilas, Jenny mengecup bibir kenyal milik Ghibran. Dia mengelus pipi cowok itu dan tersenyum manis, "makasih sayang"
💎🔮💎
Sepeninggalan dari rumah tantenya, Alea berjalan-jalan santai di sepanjang trotoar. Dia membeli berbagai aneka ragam jajanan yang disuguhkan oleh pedagang kaki lima di sepanjang jalan.
"Wah ada siomay"
Baru selesai melahap habis batagor, gadis itu pun menghampiri sebuah gerobak warna coklat dengan tulisan huruf kapital 'SIOMAY BANG DIDIN' di bagian kaca gerobak.
"Bang, pesan siomay lima ribu dong satu"
"Siap neng"
KAMU SEDANG MEMBACA
EPIPHANY| Jeon Jungkook {On-Going}
Misteri / Thriller[AKAN DI REVISI SETELAH END] Ghibran Alvero Sanjaya, 17 tahun, seorang cowok populer se-antero 'SMA Garuda'. Memiliki paras tampan bak pangeran negeri dongeng, segudang bakat dan keluarga harmonis membuat semua orang yang mendengarnya merasa kagum d...
