Sedikit mengecewakan... but..... enjoy your reading..
.
.
.
Typo
🍁🍁🍁
Happy Reading!!
_______
_____________
"Junghwan-ie, Arin-ah!"
Kedua bocah yang sedang bermain dihalaman depan rumah itu menoleh serempak saat mendengar suara yang tak asing dan sudah lama tak mereka dengar.
"Jennie-ya?!" Serempak keduanya balas memanggil, tanpa menunggu lama kedua bocah itu berdiri dan berlari menghampiri Jennie yang juga berlari kearah mereka.
"Jennie-ya bogoshipo." Ketiganya langsung berpelukann erat untuk menyalurkan rasa rindu yang selama ini mereka rasakan.
"Nado hiksss,, Jennie juga kangen kalian."
Pelukan dan ugkapan rasa rindu yang ditunjukkan ketiganya mengundag tatapan haru untuk mereka disana yang melihatnya, terlebih lagi orang tua dari Junghwan dan Arin yang juga kebetulan siang ini sedang ada dirumah.
Mereka tau seberapa dekat anak-anak mereka dengan Jennie, bahkan semenjak Jennie pergi bersama kakeknya beberapa bulan yang lalu Junghwan dan Arin hanya main berdua saja dan jarang main jauh dari rumah jika sudah pulang sekolah.
Padahal dulu saat masih ada Jennie biasanya mereka bertiga sering pergi ke pinggir pantai untuk bermain atau pergi ke pasar nelayan hanya untuk melihat para nelayan menjual hasil tangkapan mereka dilaut.
Jessica dan Eun Jung juga ikut tersenyum haru, Jennie akhirnya bisa menemui teman-temannya lagi disini. Ini hari ketiga mereka di Jeju, mereka memang baru sempat datang kesini karena sebelumnya ada beberapa urusan dan juga sempat jalan dulu untuk menenangkan pikiran yang sempat dilanda sedih setelah mengunjungi makam Jae Joong.
Setelah puas berpelukan ketiganya kini mulai bermain bersama seperti dulu, tawa khas mereka terdengar sangat bahagia. Rindu mereka sudah tersampaikan, selama ini mereka tak bisa menghubungi satu sama lain karena memang Jennie pergi tanpa meninggalkan apapun yang bisa membuat mereka tetap terhubung.
Karena dulu saat tuan Jung membawa Jennie pergi setelah masa berkabung itu sebenarnya ia tak tau jika cucunya sangat dekat dengan Junghwan dan Arin.
Dulu saat kedua bocah itu bermain dan menghibur Jennie saat bersedih karena kehilangan appanya, tuan Jung hanya menerka kedua bocah itu hanya teman sekelas Jennie yanng ingin menghibur. Jadi saat pergi pun ia tak menanyakan apapun lagi pada Jennie, Jennie pun saat itu hanya berpikir jika tempat tinggal kakeknya tak jauh, jadi Jennie hanya mengikuti saja kemana ia dibawa pergi tanpa berpamitan dengan baik pada kedua temannya itu.
"Jadi anda Jessica Jung, ibu kandung dari nak Jennie dan mantan istri mendiang Jae Joong?" Tanya wanita paruh baya yang diketahui sebagai ibu dari Junghwan.
Sekarang mereka duduk di teras depan rumah keluarga Seo, ibu Junghwan dan Arin yang mengajak karena seohyun sudah memberitahu akan kedatangan Jennie bersama Jessica. Jadi mereka menyambut dengan baik dan juga menyediakan minuman meski seadanya.
"Ne, saya ibu kandungnya Jennie, juga mantan istri Jae Joong." Jawab Jessica lirih, tatapan kedua wanita dihadapannya ini sedikit membuatnya kurang nyaman karena menatapnya intens semenjak ia menceritakan siapa dirinya.
"Memang masih muda dan juga cantik, pantas saja Jae Joong menikah muda, tapi pasti karena kalian masih sama-sama muda sata itu jadi mungkin karena itu ya kalian bisa bercerai. Pasti sulit ya mencari solusi disaat masalah rumah tangga menghampiri." Ujar wanita satunya, ibu dari Arin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Chance
Acak"Siapa gadis kecil yang kau bawa appa?" "Namanya Jennie Ruby Jane Kim mulai sekarang dia tinggal bersama kita karena dia akan menjadi cucu appa." "Whaaat?!!." Kaget mereka . . . . . . . 》♡《Kesempatan tak terduga pada Jessica Jung yang membuatnya ha...
