🍒 Typo 🍒
][
][
][
][
][
Happy Reading!!
"Baik semua berkasnya sudah lengkap nyonya, jadi Senin putri anda bisa sekolah disini lagi di kelas yang sama." Jelas kepala sekolah itu setelah selesai.
"Ah iya baiklah, khamsahamida." Jessica mengucapkan terimakasih.
Memang hari ini ia ke sekolah Jennie yang sebelumnya.
"Nde nyonya, hmm jadi anda nyonya Jessica ibu kandung dari Jennie?" Kepala sekolah bertanya agak ragu karena ia bisa melihat jika Jessica adalah tipe orang yang dingin.
"Ne saya ibu kandung Jennie, wae?"
"Ah tidak ada nyonya, hanya penasaran saja karena sedari awal saat Jennie pindah kesini kan yang mengurus semuanya ayah anda tuan Jung. Dulu saya hanya sempat penasaran saja kenapa bukan orangtua Jennie langsung yang datang, tapi saya cukup sadar itu bukan hak saya untuk tau, jadi maafkan saya untuk itu." Jawab kepala sekolah agak tidak enak karena dulu ia sempat penasaran dengan sosok orangtua Jennie.
"Saya sangat berterimaksih jika anda sadar jika itu bukan hak anda untuk tau privasi orang lain. Pasti sangat mengherankan kenapa dulu bukan saya yang mengurus semuanya dan bahkan hanya sekali atau dua kali saya datang ke sekolah ini hanya untuk menjemput putri saya. Saya tidak bisa menjelaskan apapun tentang itu seperti yang anda katakan tadi jika itu ranah pribadi kami. Jadi terimakasih atas pengertiannya."
"Ne nyonya, dan Jennie-ya, apa kamu senang kembali sekolah disini?" Kepala sekolah bertanya pada gadis itu yang hanya menyimak saja sedari tadi karena ia tak mengerti apa yang mereka bicarakan.
Jennie mengangguk dengan semangat, "Nde Jennie suka sekolah disini lagi karena Jennie kangen banget sama Jichu, Rosie dan Lili."
"Bagus, Jennie harus semangat untuk sekolah dan belajar biar tambah pintar oke." Kepala sekolah mengangkat satu tangannya yang terkepal memberi semangat pada Jennie, ia sangat menyukai murid yang semangat seperti Jennie.
Setelah semuanya selesai, mereka pun pamit untuk pulang.
Saat berjalan di koridor bell berbunyi menandakan jam istirahat pertama, Jennie yang tau itu langsung menggoyangkan tangan mereka yang bergandengan sehingga membuat Jessica langsung menunduk menatap putrinya.
"Kenapa baby?"
"Mom sebelum pulang Ruby boleh ketemu sama teman-teman Ruby bentar nggak? Ruby udah kangen sama mereka mom." Jawab Jennie lengkap dengan puppy eyesnya takut sang mommy tak mengizinkan.
"Boleh aja sayang, tapi kan kita nggak bawa oleh-oleh mereka tak apa?"
"Tak apa mom, oleh-olehnnya bisa di kasih besok aja bisa kan mom?"
"Ya udah, mungkin besok saja hari sabtu atau minggu kita bisa mampir ke salah satu rumah mereka, karena rumah mereka bertiga berdekatan kan?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Chance
Overig"Siapa gadis kecil yang kau bawa appa?" "Namanya Jennie Ruby Jane Kim mulai sekarang dia tinggal bersama kita karena dia akan menjadi cucu appa." "Whaaat?!!." Kaget mereka . . . . . . . 》♡《Kesempatan tak terduga pada Jessica Jung yang membuatnya ha...
