[DISARANKAN FOLLOW TERLEBIH DAHULU BIAR KEREN KAYAK SAYA]
___________
Brukk
Tubuh Kaka ambruk saking terkejutnya. Aurara, cewek itu tiba-tiba melompat naik ke punggungnya, yang otomatis membuat Kaka tersungkur ke depan karena sama sekali tidak siap...
Hiiiii. Apa kabar kalian? Bukan pengumuman terbit atau pengumuman ekstra part sih ini. Tapi aku mau kasih tau kalau aku udah ada cerita baru yeay! Yoklah serbuuuu dan ramaikan!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Prolog
Ini tentang hujan yang turun dengan sebuah tujuan Di bawah sana, ada yang hancur berserakan Kepingan-kepingannya mencipta seulas luka Yang begitu dalam juga menganga
Lalu air Tuhan membuatnya terguyur Hujan merintik, kau merasa sedang diusik Kau tepis gerimis yang manis Dan memaki keras hujan yang mulai menderas
Hujan tidak berniat buruk Namun kau anggap hujan hanya membuatmu semakin terpuruk Hujan bisa menyamarkan airmata yang menggenang Namun kau anggap hujanlah yang menghilangkan segala kenang
Kau hanya membuat segalanya yang hancur menjadi rusak dan terlarung! Kau menghilangkan segala tentangnya! Begitu teriakmu
Namun hujan tetap turun dengan sabar Tak peduli seberapa banyak kau mengusirnya kasar Hujan hanya ingin membasuh lukamu Membersihkannya sampai sembuh hingga akhirnya kau siap menerima orang baru
Hujan tidak melarungkan segalanya yang hancur Hujan hanya ingin agar kau tak lagi terjebak meratapi sesuatu yang sudah lebur Hatimu berhak bahagia Yang hujan lakukan tidak sia-sia